CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Kamis, 26 Maret 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home HEADLINE

Gempa Magnitudo 1,7 Guncang Bandung Barat, Dipicu Sesar Lembang

Hanna Hanifah
20 Agustus 2025
sesar lembang

ilustrasi. (foto: istockphoto)

Share on FacebookShare on Twitter
ADVERTISEMENT

BANDUNG BARAT, WWW.PASJABAR.COM – Gempa bumi tektonik akibat aktivitas Sesar Lembang bermagnitudo 1,7 kembali mengguncang wilayah Kabupaten Bandung Barat, Rabu (20/8/2025) pukul 12.28 WIB.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan episenter gempa berada di darat pada koordinat 6,81 Lintang Selatan dan 107,51 Bujur Timur, sekitar tiga kilometer barat laut Kabupaten Bandung Barat dengan kedalaman 10 kilometer.

BMKG menyebutkan, gempa yang terjadi merupakan jenis gempa dangkal akibat aktivitas Sesar Lembang, salah satu sesar aktif di Jawa Barat yang kerap menimbulkan guncangan dalam beberapa bulan terakhir.

Getaran gempa dirasakan warga di wilayah Lembang dengan skala I–II MMI. Artinya, gempa hanya dirasakan sebagian orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang, hingga ada yang mengira seperti truk berat sedang melintas.

Meski skalanya kecil, gempa ini cukup menimbulkan keresahan. Pasalnya, dalam tiga bulan terakhir, empat gempa kecil tercatat mengguncang wilayah Cimahi, Bandung Barat, hingga Kota Bandung.

Baca juga:   Sembilan Kabupaten dan Kota Terdampak akibat Gempa Garut

Pada Selasa (19/8/2025), gempa dengan magnitudo 2,3 juga sempat dirasakan warga Cimahi.

Warga Minta Mitigasi Ditingkatkan

Warga yang tinggal di sekitar jalur Patahan Lembang mengaku khawatir dengan intensitas gempa yang terus berulang. Mereka berharap pemerintah lebih gencar melakukan sosialisasi mitigasi bencana.

“Jarang ada sosialisasi terkait potensi gempa Sesar Lembang. Yang ditakutkan tiba-tiba terjadi gempa di atas 3 magnitudo. Mudah-mudahan tidak sampai terjadi,” ucap Buyung, warga Desa Kayuambon, Lembang.

Dini, warga Leuwigajah, Cimahi, juga mengaku waswas.

“Jelas khawatir, apalagi gempa itu nggak bisa diprediksi. Takut kalau sedang di rumah, tiba-tiba gempa besar, bisa saja rumah runtuh,” katanya.

Cimahi Masuk Zona Merah Sesar Lembang

Kepala BPBD Kota Cimahi, Fithriandy Kurniawan, menyebutkan Cimahi termasuk zona merah Sesar Lembang.

Menurut dokumen Rencana Kontijensi Gempa Bumi, wilayah utara Cimahi. Seperti Citeureup, Cipageran, dan Cihanjuang hanya berjarak sekitar tiga kilometer dari garis sesar.

Baca juga:   Benteng Sekolah Dasar Sepanjang 30 Meter Roboh Akibat Gempa Sukabumi

“Jika terjadi gempa besar, dampaknya bisa maksimal di Cimahi. Karakter tanah di Cimahi adalah bekas endapan Danau Bandung Purba, sehingga amplifikasi guncangannya bisa dua kali lipat lebih kuat,” jelas Fithriandy.

BMKG: Bisa Jadi Fore Shock, Pelepasan Energi Alamiah

Direktur Gempa dan Tsunami BMKG, Daryono, mengingatkan bahwa rentetan gempa kecil seperti ini bisa menjadi tanda gempa pembuka (fore shock), meski belum bisa dipastikan kapan dan seberapa besar gempa utama akan terjadi.

“Fenomena seperti ini memang dikhawatirkan, tapi kita tidak bisa langsung menyimpulkan. Salah satu tipe gempa kuat memang didahului oleh gempa pembuka,” katanya.

Daryono mencontohkan, gempa kecil akibat Sesar Lembang pada 2011 dengan magnitudo hanya 3,3 sudah mampu merusak 103 rumah di Desa Jambudipa, Cisarua, Bandung Barat. Hal itu terjadi karena hiposenter gempa sangat dangkal dan kondisi tanah yang lunak.

Baca juga:   Gubernur KDM Minta BPBD Gelar Simulasi Mitigasi Bencana Gempa

Sementara itu, Penyelidik Bumi Ahli Madya Badan Geologi, Supartoyo, menduga aktivitas seismik yang meningkat ini justru bagian dari proses pelepasan energi bertahap.

“Tren pelepasan energi ini cukup positif dibandingkan langsung melepaskan energi besar seperti peristiwa gempa Cianjur,” katanya.

Imbauan BMKG

Hingga pukul 13.33 WIB, BMKG memastikan tidak ada aktivitas gempa susulan. BMKG mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak terpengaruh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.

Warga juga diingatkan untuk mengikuti informasi resmi hanya melalui kanal BMKG.

Meski magnitudo gempa masih kecil, intensitas kegempaan Sesar Lembang dalam beberapa bulan terakhir menjadi pengingat penting bahwa potensi gempa besar selalu ada.

Karena itu, penguatan mitigasi bencana, sosialisasi ke masyarakat, dan kesiapan pemerintah daerah sangat dibutuhkan. Agar risiko dapat ditekan sekecil mungkin. (han)

Print Friendly, PDF & Email
Editor: Hanna Hanifah
Tags: aktivitas sesar lembangGempa Bandung BaratGempa bumiGempa bumi tektonikGempa Magnitudosesar lembang


Related Posts

simulasi gempa cimahi
HEADLINE

Waspada Sesar Lembang, Cimahi Edukasi Warga Lewat Simulasi Gempa

2 Oktober 2025
Gempa Bumi Sesar Lembang
PASPENDIDIKAN

BPBD Kota Bandung Gencar Simulasi Tanggap Bencana Gempa Bumi Sesar Lembang

27 September 2025
Gubernur KDM Minta BPBD Gelar Simulasi Mitigasi Bencana Gempa
HEADLINE

Gubernur KDM Minta BPBD Gelar Simulasi Mitigasi Bencana Gempa

23 Agustus 2025

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
No Result
View All Result

Trending

apple kamera
HEADLINE

Apple Uji Sensor Kamera 200 MP untuk iPhone Generasi Berikutnya

26 Maret 2026

WWW.PASJABAR.COM — Apple dikabarkan tengah mempertimbangkan penggunaan sensor kamera utama 200 MP untuk iPhone generasi selanjutnya, mengikuti...

harga pangan

Harga Pangan Fluktuatif, Cabai Rawit dan Ayam Alami Kenaikan

26 Maret 2026
Samsung Resmi Rilis Galaxy A57 dan A37 dengan Fitur AI

Samsung Resmi Rilis Galaxy A57 dan A37 dengan Fitur AI

26 Maret 2026
wahana terbang rooftop

Viral di Medsos, Wahana Terbang Rooftop Bandung Diserbu Wisatawan

26 Maret 2026
harimau benggala

Anak Harimau Benggala di Bandung Zoo Mati Diduga Terinfeksi Virus

26 Maret 2026

Highlights

Viral di Medsos, Wahana Terbang Rooftop Bandung Diserbu Wisatawan

Anak Harimau Benggala di Bandung Zoo Mati Diduga Terinfeksi Virus

Harga Tiket Naik, Pemudik Tetap Padati Terminal Leuwipanjang Bandung

Harmoni 7 Negara di Skuad Garuda: John Herdman Beberkan Alasan Bawa Gerbong Asisten Asing

Transfer Barcelona 2026: Batas Harga Bintang Atletico Madrid Julian Alvarez Ditetapkan, Hansi Flick Bidik Alessandro Bastoni

Alasan John Herdman Panggil Elkan Baggott: Bukan Sekadar Faktor ‘Inggris’, Tapi Standar Championship!

PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.