www.pasjabar.com — Keputusan mengejutkan datang dari winger FC Utrecht, Miliano Jonathans. Pemain berusia 21 tahun itu menolak tawaran memperkuat Timnas Belanda U-21 dan memilih jalan baru bersama Timnas Indonesia.
Media Belanda, Voetbal Primeur, melaporkan bahwa nama Miliano masuk dalam daftar pemain yang dipantau pelatih Michael Reiziger untuk FIFA Matchday September 2025. Namun, tekadnya sudah bulat untuk melanjutkan karier internasional di Asia.
“Menurut sumber, Jonathans awalnya masuk dalam daftar pemain sementara Timnas Belanda U-21, tetapi ia tidak akan menerima undangan tersebut karena sedang dalam proses mendapatkan kewarganegaraan Indonesia,” tulis Voetbal Primeur pada Jumat (22/8/2025).
Proses Naturalisasi Miliano Jonathans Sudah Berjalan
Langkah Miliano Jonathans menuju Timnas Indonesia bukan sekadar wacana.
Berkas naturalisasi sang pemain sudah diterima Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Kemenpora RI). Dokumen itu diserahkan langsung oleh Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, kepada Menpora Dito Ariotedjo.
Hal ini juga dikonfirmasi lewat unggahan Erick Thohir di Instagram pribadinya pada 15 Agustus 2025.
“Dalam kesempatan ini, PSSI menyerahkan dokumen terkait proses naturalisasi pemain FC Utrecht, Miliano Jonathans, untuk menjadi bagian Timnas Indonesia yang akan bertanding di Round 4 Kualifikasi Piala Dunia 2026 di Arab Saudi pada Oktober mendatang,” tulis Erick.
Dengan demikian, Jonathans semakin dekat untuk resmi mengenakan seragam Garuda.
Disiapkan Tampil di Kualifikasi Piala Dunia 2026
Miliano Jonathans diproyeksikan tampil bersama Timnas Indonesia di putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia. Pada fase ini, Indonesia akan tergabung di Grup B bersama tim kuat Arab Saudi dan Irak.
Format kualifikasi cukup ketat, karena hanya juara grup yang langsung lolos ke Piala Dunia 2026. Sementara itu, tim peringkat kedua harus melakoni play-off antarbenua untuk memperebutkan tiket tersisa.
Jika naturalisasi berjalan lancar, Jonathans diharapkan bisa memperkuat lini serang Timnas Indonesia dan menjadi senjata baru bagi pelatih Patrick Kluivert.
Kehadirannya diprediksi bakal menambah kedalaman skuad sekaligus membawa optimisme baru bagi Garuda Muda menuju Piala Dunia.












