www.pasjabar.com — Sejarah baru tercipta di sepak bola Eropa setelah Calvin Verdonk resmi bergabung dengan klub Ligue 1 Prancis, Lille OSC. Transfer ini diumumkan secara resmi pada Senin (1/9) malam WIB. Verdonk menandatangani kontrak hingga 2028 dan langsung mencatatkan dua rekor bersejarah. Ia menjadi pemain Indonesia pertama sepanjang sejarah Ligue 1 serta pemain Asia pertama yang pernah memperkuat Lille.
Pengumuman ini langsung disampaikan Lille melalui situs resmi klub. “LOSC gembira dengan kedatangan Calvin Verdonk yang sekaligus menjadi pemain Indonesia pertama di Ligue 1 dan pemain internasional pertama dari Asia di sepanjang sejarah klub,” tulis pernyataan resmi Lille.
Lolos Tes Medis dan Langsung Gabung Timnas Indonesia
Sebelum resmi diumumkan, Verdonk terlebih dahulu menjalani tes medis pada Senin (1/9) pagi. Setelah semua prosedur selesai, ia langsung diberangkatkan ke Surabaya untuk bergabung bersama Timnas Indonesia. Pasalnya, Verdonk masuk skuad asuhan Patrick Kluivert yang akan tampil dalam laga FIFA Matchday September menghadapi Taiwan dan Lebanon.
Meski sudah dipastikan hengkang ke Lille, Verdonk masih sempat memperkuat NEC Nijmegen di Eredivisie pada laga terakhir melawan Fortuna Sittard. Bahkan, dalam laga tersebut ia sempat berduel dengan kompatriotnya di Timnas Indonesia, Justin Hubner.
Salam Perpisahan dengan NEC Nijmegen
Sebelum berangkat ke Prancis, Verdonk juga memberikan salam perpisahan yang emosional kepada rekan-rekannya di NEC Nijmegen. Ia mengucapkan terima kasih kepada staf klub, pemain, dan juga suporter yang sudah mendukung perjalanan kariernya selama ini.
Bagi NEC, kepergian Verdonk tentu menjadi kehilangan besar, sebab bek kiri berusia 27 tahun itu merupakan pemain andalan di lini pertahanan. Namun, bagi Verdonk, kesempatan ini adalah langkah besar untuk mengembangkan kariernya di level yang lebih tinggi.
Harapan Tinggi untuk Karier Verdonk di Lille
Dengan status sebagai pemain Indonesia pertama di Ligue 1, ekspektasi besar tentu mengiringi langkah Verdonk. Kehadirannya tidak hanya membawa kebanggaan bagi Indonesia, tetapi juga membuka jalan bagi pemain Asia lainnya untuk berkarier di kompetisi Prancis.
Lille sendiri dikenal sebagai klub yang sering memberi kesempatan kepada pemain muda dan berbakat. Diharapkan, Verdonk bisa beradaptasi cepat dengan gaya bermain Ligue 1 yang mengandalkan fisik dan kecepatan. Jika mampu tampil konsisten, bukan tidak mungkin Verdonk akan menjadi pemain kunci di sektor kiri pertahanan Lille dalam beberapa musim ke depan.
Keberhasilan Verdonk menembus Ligue 1 juga menambah daftar pemain naturalisasi Timnas Indonesia yang sukses berkarier di Eropa. Hal ini menjadi bukti bahwa pemain berdarah Indonesia mampu bersaing di level tertinggi sepak bola dunia.












