www.pasjabar.com — Manchester City menunjukkan dominasinya atas Manchester United dengan kemenangan meyakinkan 3-0 pada pekan ke-4 Premier League 2025/2026. Laga yang digelar di Etihad Stadium, Minggu (14/9/2025), menjadi panggung unjuk gigi Erling Haaland dan Phil Foden yang masing-masing mencetak gol krusial untuk membawa The Citizens mengamankan tiga poin.
City Menggebrak Sejak Menit Pertama
Pertandingan baru berjalan satu menit, Etihad Stadium sudah bergemuruh. Aksi Jeremy Doku yang menusuk dari sisi kiri pertahanan MU membuat lini belakang tim tamu kelabakan.
Bola berhasil diumpankan kepada Erling Haaland yang langsung melepaskan tembakan, tetapi bola hanya melenceng tipis dari gawang Andre Onana.
Serangan cepat itu menjadi sinyal awal bahwa City siap mendominasi laga. United berusaha keluar dari tekanan, tetapi tim asuhan Ruben Amorim kesulitan menguasai bola.
Phil Foden Buka Pesta Gol untuk City
Kebuntuan pecah di babak pertama lewat aksi Phil Foden. Gelandang serang andalan City itu menyambut umpan silang Joško Gvardiol dengan sundulan tajam yang menghujam gawang MU. Gol tersebut membuat fans tuan rumah semakin bersemangat.
Manchester United mencoba membalas melalui serangan balik cepat yang dipimpin oleh Marcus Rashford, tetapi penyelesaian akhir mereka tidak efektif. Hingga babak pertama berakhir, City unggul 1-0 dan tampak sangat percaya diri.
Haaland Menggila di Babak Kedua
Babak kedua menjadi milik Erling Haaland sepenuhnya. Striker Norwegia itu mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-57 setelah menerima umpan terobosan dari Kevin De Bruyne. Tembakan kaki kirinya tak mampu dibendung Onana.
Haaland kembali mencetak gol di menit ke-75 memanfaatkan kesalahan lini belakang MU. Dengan tenang ia menaklukkan Onana untuk kedua kalinya dan membuat skor menjadi 3-0. Gol ini sekaligus mematikan harapan MU untuk bangkit.
Dampak Besar di Klasemen
Kemenangan ini membuat Manchester City naik ke peringkat delapan klasemen dengan raihan enam poin dari empat laga. Sementara itu, Manchester United harus turun ke posisi ke-14 dengan koleksi empat angka saja.
Tekanan untuk manajer Ruben Amorim semakin besar setelah timnya hanya meraih satu kemenangan dari empat pertandingan awal musim.
Sebaliknya, Pep Guardiola bisa tersenyum lega karena timnya perlahan menemukan ritme permainan terbaiknya.












