CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Jumat, 16 Januari 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home PASNUSANTARA

Romantika Politik Islam: Dari Masyumi ke NU, Sebuah Perjalanan Penuh Dinamika

Tiwi Kasavela
29 September 2025
Romantika Politik Islam: Dari Masyumi ke NU, Sebuah Perjalanan Penuh Dinamika

Ist

Share on FacebookShare on Twitter
ADVERTISEMENT

# Romantika Politik Islam

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM— Pernahkah kita membayangkan bagaimana dua kekuatan politik Islam terbesar di Indonesia, Masyumi dan Nahdlatul Ulama (NU), yang semula berjalan beriringan, kemudian memilih jalannya masing-masingnya dan menjadi rival di panggung politik nasional.

Sejarah panjang itu kini diangkat kembali melalui Diskusi Buku #85 Temu Sejarah: Romantika Perjuangan Masyumi & NU.

Awalnya, Masyumi lahir sebagai hasil kesepakatan Muktamar Umat Islam 1945. Partai ini menjadi simbol persatuan politik umat Islam, dengan dukungan aktif dari berbagai organisasi, termasuk NU.

Namun, harmoni itu tak bertahan lama. Pada 1952, NU mengambil keputusan berani untuk keluar dari Masyumi.

Keputusan yang kala itu dipandang mengejutkan, bahkan kontroversial, ternyata menjadi titik balik penting yang membawa NU ke panggung politik nasional dengan kekuatan baru.

Lalu, apa sebenarnya rahasia di balik langkah besar NU? Bagaimana strategi politik yang membuat organisasi keagamaan ini mampu bersinar di tengah derasnya arus demokrasi Indonesia pada dekade 1950-an?

Pertanyaan-pertanyaan inilah yang akan dikupas bersama Naufal A., penulis buku Romantika Perjuangan Masyumi & NU, dengan moderator Ongki BS.

Diskusi ini dijadwalkan berlangsung pada Kamis, 2 Oktober 2025, pukul 20.00–21.30 WIB melalui Zoom, dan terbuka gratis bagi siapa saja yang ingin ikut serta.

Buku yang menjadi dasar diskusi ini sendiri merupakan adaptasi dari skripsi penulis di FKIP Universitas Siliwangi (Unsil),

berjudul Dinamika Hubungan Partai Masyumi dengan Partai Nahdlatul Ulama (NU) Tahun 1952–1960. Skripsi tersebut dipertahankan pada 30 Maret 2023 lalu, dan kini dihadirkan dalam bentuk karya historiografi politik Islam yang menarik sekaligus reflektif.

Lebih dari sekadar mengisahkan konflik politik, buku ini memberi ruang untuk memahami bagaimana strategi, ideologi, dan kepentingan membentuk perjalanan politik Islam di Indonesia.

Harapannya, pembaca dan peserta diskusi dapat mengambil pelajaran berharga (ibrah) dari dinamika sejarah tersebut, bukan hanya sebagai pengetahuan, tetapi juga sebagai cermin untuk kehidupan berbangsa saat ini. (tiwi)

# Romantika Politik Islam

Print Friendly, PDF & Email
Baca juga:   Haru Selimuti Peresmikan Monumen Pahlawan COVID-19 Jawa Barat oleh Wapres
Editor: Yatti Chahyati
Tags: NUPolitik IslamTemu Sejarah


Related Posts

Cinta, Tahta, dan Siklus Zaman dalam Diskusi Buku Cakra Manggilingan
PASNUSANTARA

Cinta, Tahta, dan Siklus Zaman dalam Diskusi Buku Cakra Manggilingan

9 Januari 2026
Temu Sejarah Explore #9 Ajak Publik Menyusuri Memori G30S di Museum A.H. Nasution
PASNUSANTARA

Temu Sejarah Explore #9 Ajak Publik Menyusuri Memori G30S di Museum A.H. Nasution

9 Januari 2026
Temu Sejarah #96 Ungkap Perlawanan Raden Ronggo Prawirodirjo III terhadap Kolonialisme
PASNUSANTARA

Temu Sejarah #96 Ungkap Perlawanan Raden Ronggo Prawirodirjo III terhadap Kolonialisme

18 Desember 2025

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
Radio Player
No Result
View All Result

Trending

Kiper timnas
HEADLINE

Bojan Hodak Angkat Bicara: Menakar Realita di Balik Rumor Maarten Paes dan Joey Pelupessy ke Persib

16 Januari 2026

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM – Menjelang babak 16 besar AFC Champions League Two (ACL 2), tensi di luar lapangan...

Adam Przybek. (Foto: Official Persib)

Setengah Musim Kelam Adam Przybek: Antara Ekspektasi Besar dan Realita di Bawah Bayang-Bayang Teja Paku Alam

15 Januari 2026
Mohamed Salah mejan di semifinal Piala Afrika 2025. (Foto: Ulrik Pedersen/NurPhoto via Getty Images)

Mane Berpesta, Salah Merana: Senegal Menundukkan Mesir di Piala Afrika 2025 lewat Gol Roket Sadio Mane!

15 Januari 2026
Michael Carrick. (Foto: Getty Images/Aitor Alcalde)

Misi Mustahil Michael Carrick: Debut di Derby Manchester dan Ujian Pemuncak Klasemen Arsenal!

15 Januari 2026
Momen ribut-ribut Enzo Fernandez dan Martin Zubimendi usai Chelsea vs Arsenal di Piala Liga Inggris. (Foto: Catherine Ivill - AMA/Getty Images)

Tensi Panas Stamford Bridge: Enzo Fernandez Mencengkeram Leher Zubimendi Usai Chelsea Disikat Arsenal!

15 Januari 2026

Highlights

Misi Mustahil Michael Carrick: Debut di Derby Manchester dan Ujian Pemuncak Klasemen Arsenal!

Tensi Panas Stamford Bridge: Enzo Fernandez Mencengkeram Leher Zubimendi Usai Chelsea Disikat Arsenal!

Malam Kelam di Carlos Belmonte: Debut Alvaro Arbeloa Berujung Bencana, Madrid Tersingkir dari Copa del Rey!

Yassine Bounou Jadi Pahlawan! Maroko Bungkam Nigeria Lewat Adu Penalti dan Segel Tiket Final Piala Afrika 2025

Garnacho Menggila, Tapi Chelsea Tetap Tumbang di Stamford Bridge

Bandung Menggigil! Cuaca Dingin Picu Ancaman Flu dan ISPA

PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.