CIMAHI, WWW.PASJABAR.COM – Sebuah rumah dua lantai di Jalan Raya Melong, Kecamatan Cimahi Selatan, Kota Cimahi, Jawa Barat, hangus terbakar pada Selasa (14/10/2025) malam.
Kebakaran diduga bermula dari aktivitas pemilik rumah yang terbakar di kawasan Cimahi tersebut tengah membakar sampah di halaman belakang, hingga percikan api merembet ke bangunan rumah.
Api dengan cepat membesar lantaran tiupan angin cukup kencang dan material rumah yang mudah terbakar. Dalam waktu singkat, si jago merah melalap hampir seluruh bagian rumah, termasuk atap dan perabotan yang ada di dalamnya.
Petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Cimahi yang menerima laporan warga segera mendatangi lokasi kejadian. Sebanyak tiga unit mobil damkar dikerahkan untuk menjinakkan api yang berkobar hebat.
Proses pemadaman berlangsung dramatis. Petugas berjibaku selama kurang dari satu jam untuk memadamkan api agar tidak merembet ke rumah warga di sekitarnya. Warga sekitar pun sempat panik dan berhamburan keluar rumah karena khawatir api meluas.
Kronologi
Menurut Kapolsek Cimahi Selatan, AKP Yudhi, hasil pemeriksaan sementara menunjukkan bahwa sumber api berasal dari kegiatan pembakaran sampah yang dilakukan pemilik rumah. Api kemudian menyambar bagian belakang rumah dan menjalar dengan cepat hingga membakar seluruh bangunan.
“Dugaan sementara kebakaran disebabkan oleh percikan api dari pembakaran sampah di halaman rumah. Karena kondisi angin cukup kencang, api merembet ke dalam rumah dan membesar,” ujar AKP Yudhi di lokasi kejadian.
Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Pemilik rumah yang sudah lanjut usia berhasil dievakuasi oleh petugas bersama warga sekitar sesaat sebelum api membesar. Namun, kerugian material akibat kebakaran diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah.
Usai api berhasil dipadamkan, petugas kepolisian dari Polsek Cimahi Selatan memasang garis polisi di sekitar lokasi kebakaran untuk proses penyelidikan lebih lanjut. Sejumlah barang bukti dan sisa puing bangunan turut diamankan untuk diperiksa oleh tim identifikasi.
Kejadian ini menjadi peringatan bagi masyarakat agar lebih berhati-hati dalam melakukan aktivitas pembakaran, terutama di area pemukiman padat penduduk. Pihak kepolisian mengimbau warga untuk tidak membakar sampah sembarangan, terutama saat kondisi cuaca berangin. (uby)










