BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM – Pemerintah mulai mempercepat pelaksanaan program Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) sebagai langkah strategis memperkuat perekonomian rakyat dari tingkat desa.
Menteri Koperasi dan UKM, Ferry Juliantono, menyebut program ini kini telah memasuki tahap operasional, dengan dukungan penuh dari pemerintah pusat dan Tentara Nasional Indonesia (TNI) dalam penyediaan infrastruktur.
Fokus pada Penguatan Ekonomi Desa
Dalam acara Musyawarah Wilayah Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin) Jawa Barat yang digelar di Kota Bandung, Ferry menjelaskan bahwa pemerintah sedang menyiapkan pembangunan gudang, gerai layanan, serta fasilitas pendukung bagi Koperasi Desa Merah Putih di seluruh Indonesia.
Menurutnya, keberadaan koperasi desa diharapkan menjadi fondasi bagi sistem ekonomi nasional yang lebih mandiri dan berkeadilan.
“Program Koperasi Desa Merah Putih difokuskan untuk memperkuat kemandirian ekonomi di wilayah pedesaan yang masih minim infrastruktur. Saat ini ada sekitar delapan ratus bidang tanah hasil revitalisasi yang siap digunakan untuk pengembangan koperasi di berbagai daerah,” ujar Ferry.
Ferry menambahkan, kerja sama lintas sektor—terutama antara pemerintah daerah, TNI, dan masyarakat—akan menjadi kunci sukses program ini.
Pihaknya juga berencana membangun sistem distribusi yang efisien agar hasil produksi dari desa bisa terserap pasar nasional tanpa melalui rantai panjang yang merugikan petani atau pelaku usaha kecil.
Dukung Integritas dan Transparansi
Sementara itu, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyatakan dukungan penuh terhadap percepatan pembangunan koperasi desa di wilayahnya. Ia menegaskan pentingnya transparansi dan integritas dalam pengelolaan koperasi agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat.
“Pengelolaan koperasi harus dijalankan secara jujur dan berintegritas. Jangan sampai koperasi hanya menjadi alat kelompok tertentu. Koperasi harus tumbuh dari semangat gotong royong dan kembali menjadi wadah ekonomi rakyat,” ujar Dedi Mulyadi.
Selain fokus pada sektor perdagangan dan pertanian, Kementerian Koperasi dan UKM juga tengah menyiapkan aturan baru bagi koperasi di sektor tambang dan mineral, yang mewajibkan masyarakat sekitar tambang menjadi anggota aktif.
Langkah ini diharapkan memperluas peran koperasi sebagai instrumen pemerataan ekonomi di berbagai sektor strategis.
Melalui program Koperasi Desa Merah Putih, pemerintah berharap koperasi dapat kembali menjadi sokoguru perekonomian nasional, dengan desa sebagai titik awal penguatan ekonomi rakyat yang berkelanjutan dan berdaulat. (uby)










