CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Minggu, 1 Februari 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home HEADLINE

Yuyun Yulianah Raih Gelar Doktor Hukum Pascasarjana Unpas Lewat Riset Hak Waris Perempuan

Hanna Hanifah
18 November 2025
Yuyun Yulianah Raih Gelar Doktor Hukum Pascasarjana Unpas Lewat Riset Hak Waris Perempuan

Pascasarjana Universitas Pasundan (Unpas) kembali melahirkan doktor baru di bidang Ilmu Hukum pada Selasa (18/11/2025), yakni Yuyun Yulianah. (foto: han/pasjabar)

Share on FacebookShare on Twitter
ADVERTISEMENT

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM – Pascasarjana Universitas Pasundan (Unpas) kembali menambah doktor baru di bidang Ilmu Hukum.

Pada Selasa (18/11/2025), Yuyun Yulianah resmi meraih gelar Doktor Ilmu Hukum setelah mempertahankan disertasinya yang berjudul “Kontroversi Kedudukan Hak Waris Perempuan dalam Upaya Kemaslahatan melalui Musyawarah” dalam Sidang Promosi Doktor di Aula Mandalasaba dr. Djoenjoenan, Kampus Pascasarjana Unpas, Jalan Sumatra No. 41, Kota Bandung.

Sidang dipimpin oleh Ketua Sidang Prof. Dr. H. Bambang Heru P, MS. Adapun Promotor adalah Prof. Atip Latipulhayat, S.H., LL.M., Ph.D., dengan Co-Promotor Dr. Hj. N. Ike Kusmiati, S.H., M.Hum. Penguji atau oponen ahli terdiri dari Prof. Dr. H. M. Didi Turmudzi, M.Si., dan Dr. Siti Rodiah, S.H., M.H.

Keadilan Waris Perempuan dalam Perspektif Hukum Islam dan Praktik Sosial

Dalam disertasinya, Yuyun membahas isu kewarisan perempuan yang hingga kini masih memunculkan perdebatan, baik secara normatif maupun dalam praktik di masyarakat.

Baca juga:   Ramadhan Sehat: Dosen FK Unpas Ungkap Manfaat Vitamin Syukur

Pascasarjana Unpas

Hukum Islam menetapkan bagian waris perempuan lebih kecil dibanding laki-laki (2:1), sementara perkembangan konsep keadilan, kesetaraan gender, dan kebutuhan sosial mendorong munculnya praktik pembagian waris secara musyawarah.

Penelitian ini bersifat deskriptif analitis dengan pendekatan yuridis normatif. Yuyun menelaah norma hukum melalui peraturan perundang-undangan, yurisprudensi, serta literatur fiqh kewarisan.

Ia juga melakukan penelitian lapangan melalui wawancara untuk menggambarkan praktik pembagian waris di masyarakat secara lebih komprehensif.

Musyawarah sebagai Jalan Tengah dalam Pembagian Waris

Hasil penelitian menunjukkan bahwa musyawarah menjadi mekanisme kompromi antara ketentuan syariah yang bersifat normatif dan kebutuhan keadilan sosial yang berkembang saat ini.

Baca juga:   Unpas Gelar FGD Pemutakhiran Kurikulum Program Doktor Ilmu Sosial

Kesepakatan para ahli waris setelah memahami porsi masing-masing dapat diterima dalam hukum Islam sebagai bentuk kemaslahatan, bahkan telah diakomodasi dalam sejumlah putusan Pengadilan Agama.

Pendekatan musyawarah ini dinilai relevan dengan kebutuhan masyarakat Indonesia yang beragam serta mampu menjadi instrumen rekayasa sosial untuk menjawab tantangan zaman.

Yuyun menegaskan bahwa pembagian waris melalui musyawarah tetap menghormati norma syariah, sekaligus memberi ruang penyelesaian yang lebih adil dan damai di antara ahli waris.

“Karena penelitian saya terkait hukum waris, khususnya hak waris perempuan, saya berharap hak-hak perempuan dalam menerima warisan dapat dirasakan lebih adil dan merata,” ujarnya.

“Walaupun ada aturan yang tidak bisa dipaksakan, asas musyawarah dapat digunakan untuk mencapai kesepakatan dalam pembagian waris di Indonesia,” imbuhnya.

Lulus dengan Predikat Sangat Memuaskan

Yuyun Yulianah dinyatakan lulus dengan IPK 3,84 dan meraih predikat “Sangat Memuaskan.” Ia menjadi doktor ke-138 Ilmu Hukum Pascasarjana Universitas Pasundan.

Baca juga:   Semen Padang Tak Mau Numpang Lewat di Kandang Persib

Dalam wawancara usai sidang, Yuyun menegaskan pentingnya kelanjutan kajian mengenai hak waris perempuan.

“Penelitian ini masih harus berlanjut karena tantangannya besar dan sangat sensitif. Waris itu tidak bisa dimodifikasi begitu saja. Berbicara keadilan menurut Tuhan dan menurut manusia jelas berbeda,” ungkapnya.

Ia juga menyampaikan harapannya untuk Pascasarjana Unpas.

“Semoga Doktor Ilmu Hukum Unpas dapat terus melahirkan doktor-doktor profesional yang berwawasan luas dan bermanfaat bagi umat,” tuturnya.

Dengan penelitian yang menyentuh isu keadilan dan kemaslahatan dalam hukum keluarga Islam, Pascasarjana Unpas kembali memperkuat perannya dalam melahirkan akademisi yang berkontribusi pada pengembangan hukum nasional dan dinamika sosial masyarakat. (han)

Print Friendly, PDF & Email
Editor: Hanna Hanifah
Tags: doktor ilmu hukum unpasPascasarjana Universitas Pasundanpascasarjana unpassidang promosi doktor unpasuniversitas pasundanunpas


Related Posts

unpas
PASPENDIDIKAN

Mahasiswa DKV Unpas Pamerkan Karya UAS dalam Pameran Tiga Hari

31 Januari 2026
unpas
PASPENDIDIKAN

Mahasiswi Unpas Raih Juara Dua Poster Infografis Tingkat Internasional

30 Januari 2026
Edri Fauzan
HEADLINE

Edri Fauzan Resmi Raih Gelar Doktor Unpas, Teliti Pengaruh Influencer hingga Media Sosial pada Investor Gen Z

30 Januari 2026

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
Radio Player
No Result
View All Result

Trending

Pemain Barcelona Lamine Yamal (kiri) berebut bola dengan pemain Elche John Donald pada laga La Liga/Liga Spanyol antara Elche vs Barcelona (c) AP Photo/Jose Breton
HEADLINE

Barcelona Bungkam Elche 3-1: Lamine Yamal Tampil Sempurna Saat Blaugrana Curi Poin Penuh Di Estadio Martinez Valero

1 Februari 2026

ELCHE, WWW.PASJABAR.COM -- Pertandingan antara Elche melawan Barcelona pada pekan ke-22 La Liga berakhir dengan skor 3-1...

Anak digigit anjing di Cibuntu Bandung. (Uby/pasjabar)

Teror Kawanan Anjing Di Cibuntu: Seorang Anak Kecil Terluka Parah Akibat Digigit Hewan Peliharaan Yang Lepas Ke Pemukiman Warga

1 Februari 2026
STKIP Pasundan Open

Universitas Esa Unggul dan UNDIP Juara Umum STKIP Pasundan Open Tournament Piala Kemenpora 2026 Series II

1 Februari 2026
Andrew Jung. (Foto: Official Persib)

Bojan Hodak Bongkar Rahasia! Alasan Andrew Jung Langsung Ditarik Keluar Usai Cetak Gol ke Gawang Persis Solo

1 Februari 2026
STKIP Pasundan dukung gowes

STKIP Pasundan Dukung Gowes Baraya Bandung, Kampanyekan Hidup Sehat dan Kebersamaan Warga

1 Februari 2026

Highlights

Bojan Hodak Bongkar Rahasia! Alasan Andrew Jung Langsung Ditarik Keluar Usai Cetak Gol ke Gawang Persis Solo

STKIP Pasundan Dukung Gowes Baraya Bandung, Kampanyekan Hidup Sehat dan Kebersamaan Warga

NASA Umumkan Misi Astronot Swasta Baru, Axiom Space Jadi Andalan

Imbang Lawan Irak, Indonesia Kukuh di Puncak Grup A AFC Futsal Asian Cup 2026

Universal Pastikan Fast Forever Rilis Maret 2028 di Bioskop

Persib Makin “Kedinginan” Usai Kalahkan Persis Solo

PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.