WWW.PASJABAR.COM – Dewa United akan menjadi lawan Persib Bandung dalam laga pekan ke-13 Super League 2025/2026. Di laga ini, Persib jadi tuan rumah dan menjamu Dewa United di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Jumat (21/11/2025).
Persib sendiri sudah melakukan persiapan sejak pekan lalu dengan dipimpin para asisten pelatih. Namun, pelatih Bojan Hodak sudah ‘turun gunung’ sejak awal pekan ini untuk melatih setelah sempat pulang ke Kroasia.
Menatap laga ini, Bojan Hodak ogah terlena dan jemawa. Meski Dewa United dalam tren negatif di Super League, hal litu bukan berarti mereka akan mudah dikalahkan.
Sebaliknya, Dewa yang kalah dalam empat laga terakhirnya di Super League justru harus diwaspadai. Melawan Persib justru dikhawatirkan jadi momentum kebangkitan mereka.
“Dewa merupakan lawan yang kuat, jadi kami harus melakukan persiapan dengan baik. Sekarang semuanya sudah mendapatkan libur dan ini bagus, semua sudah melakukan pemulihan penuh dan kami bisa fokus ke pertandingan,” ujar Bojan Hodak.
Persib sendiri menurutnya sudah menggeber persiapan menghadapi Dewa United. Semua yang sudah dilakukan diharapkan berdampak positif dan berakhir menjadi raihan tiga poin.
“Pekan lalu kami sudah menggenjot fisik untuk memulihkan kondisi karena kami banyak memainkan pertandingan. Kami punya waktu untuk mengasah fisik dan saya rasa kami sudah siap untuk pertandingan nanti,” jelasnya.
Bojan Hodak menilai waktu istirahat yang cukup panjang dan disambung dengan latihan intensitas tinggi, menjadi kombinasi ideal sebelum menghadapi tim asuhan Jan Olde Riekerink.
Sementara meski Dewa United kalah dalam empat pertandingan terakhir di Super League, ia menilai rangkaian hasil buruk tersebut tidak menggambarkan kekuatan mereka. Menurutnya, jadwal padat dan kondisi perjalanan menjadi faktor utama yang membuat performa mereka tampak menurun.
“Anda tahu apa yang menjadi kendala bagi Dewa? Mereka bermain di AFC Challenge League dan mereka bermain tiga kali dalam 10 hari. Kemudian mereka harus pergi bermain melawan Borneo,” ungkap Hodak.
“Melawan Borneo, mereka menguasai selama 70 menit, namun ambruk di 20 menit terakhir. Karena itu hasilnya terlihat buruk. Dalam laga terakhir melawan PSM juga mereka bermain bagus tapi tidak cukup beruntung,” tambahnya.
Kualitas Pemain Dewa United
Menurut Bojan Hodak, kualitas pemain Dewa United tidak dapat dipandang sebelah mata. Ia menegaskan komposisi pemain yang mereka miliki dan cara bermain yang terorganisir adalah alasan mengapa Dewa tetap sangat berpotensi memberikan kejutan.
“Mereka diperkuat pemain-pemain bagus, bagi saya mereka adalah salah satu tim favorit di liga. Saya tidak tahu kenapa hasilnya akhir-akhir ini buruk, itu harus anda tanyakan pada mereka. Tapi musim lalu mereka mampu mengalahkan kami di sini dan tentu semua tahu bahwa mereka tim yang berbahaya,” tegas Bojan Hodak. (ars)












