www.pasjabar.com — Pelatih PSIM Yogyakarta, Jean-Paul van Gastel, ikut menanggapi panasnya rumor mengenai mantan tandemnya, Giovanni van Bronckhorst, yang disebut masuk bursa calon pelatih Timnas Indonesia. Van Gastel dan Van Bronckhorst bukan sekadar kenal, tetapi pernah bekerja bersama dalam dua periode berbeda, yakni di Feyenoord (2011) dan kemudian di Guangzhou R&F (Tiongkok).
Dalam dua kesempatan itu, Van Bronckhorst bertindak sebagai pelatih kepala, sementara Van Gastel menjadi asistennya. Maka wajar jika pandangannya terhadap rumor ini cukup dinantikan.
Van Gastel mengaku mengetahui isu tersebut setelah melihat pemberitaan di media. Menurutnya, Van Bronckhorst kini masih bekerja sebagai asisten pelatih di Liverpool, sehingga belum bisa memastikan apakah sang juru taktik tertarik meninggalkan Eropa untuk mengambil pekerjaan di Indonesia.
Van Gastel: Latar Belakang Maluku Jadi Alasan yang Masuk Akal
Ketika ditanya lebih jauh, Van Gastel tidak menutup kemungkinan bahwa Giovanni van Bronckhorst benar-benar dapat menangani Timnas Indonesia. Selain pengalaman dan reputasinya sebagai pelatih, faktor keturunan Maluku yang dimiliki Van Bronckhorst dianggap dapat menjadi alasan kuat baginya untuk kembali ke “tanah nenek moyang”.
“Saya melihat banyak rumor di media sosial. Nama-nama beredar, tapi kita tidak tahu mana yang benar. Namun mempertimbangkan latar belakang dia dari Maluku, saya rasa dia bisa saja melakukannya,” ujar Van Gastel.
Rumor ini semakin menguat karena publik Indonesia memang menginginkan pelatih dengan rekam jejak kuat di level Eropa, sementara PSSI dikabarkan siap membuka pintu bagi pelatih kelas dunia.
PSSI Bergerak Cepat, Dua Exco Terbang ke Eropa
Calon pelatih baru Timnas Indonesia masih menjadi teka-teki. Namun PSSI memastikan bahwa proses pemilihan tengah berjalan intensif. Anggota Komite Eksekutif PSSI, Sumardji, mengungkapkan bahwa ada lima nama dalam radar federasi. Untuk itu, dua anggota Exco telah berangkat lebih dulu ke Eropa pada Rabu (26/11) dalam rangka melakukan pertemuan dengan kandidat-kandidat tersebut.
Tidak hanya Exco, Direktur Teknik PSSI Alexander Zwiers juga sudah lebih dulu terbang ke Eropa sejak Selasa. Ketiganya dijadwalkan bertemu dan melakukan serangkaian wawancara serta penilaian langsung terhadap para calon pelatih.
“Tunggu saja minggu ini, pasti akan ada hasilnya,” kata Sumardji saat ditemui. Ia menegaskan proses tidak akan berlangsung lama dan hasilnya segera diumumkan begitu semua wawancara selesai dilakukan.
Publik Menunggu, Nama Van Bronckhorst Makin Kuat
Dengan berbagai rumor yang beredar, nama Giovanni van Bronckhorst menjadi salah satu yang paling ramai dibicarakan. Reputasinya sebagai mantan pelatih Rangers dan Feyenoord, ditambah garis keturunan Indonesia, membuatnya dianggap sebagai kandidat ideal untuk memimpin Tim Garuda.
Pernyataan Van Gastel yang tidak menutup kemungkinan semakin membuat publik yakin bahwa peluang itu tetap terbuka. Namun hingga PSSI memberikan keputusan resmi, semuanya masih sebatas kemungkinan.
Yang jelas, PSSI tampak sangat serius mencari sosok pelatih yang tidak hanya mumpuni secara taktik, tetapi juga memiliki kemampuan manajemen tim dan integritas kuat untuk membawa Timnas Indonesia melangkah lebih jauh di level internasional.












