BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM – Dalam upaya meningkatkan kenyamanan dan keamanan perjalanan, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi atau KAI Daop 2 Bandung mengimbau seluruh pelanggan untuk selalu menjaga dan memperhatikan barang bawaan pribadi selama berada di area stasiun maupun di dalam rangkaian kereta api.
Manager Humasda KAI Daop 2 Bandung, Kuswardojo, menegaskan bahwa kewaspadaan pelanggan menjadi kunci penting dalam menjaga keamanan bersama.
“Kami terus mengingatkan agar pelanggan selalu waspada dan tidak meninggalkan barang tanpa pengawasan, baik di ruang tunggu, peron, maupun di dalam kereta. Kewaspadaan pelanggan menjadi bagian penting dalam menciptakan perjalanan yang aman dan nyaman,” ujarnya.
Selain mengajak pelanggan lebih berhati-hati, KAI Daop 2 Bandung juga mendorong pemanfaatan fasilitas rak bagasi dan tempat penyimpanan di atas tempat duduk untuk menempatkan barang secara aman dan tertib.
Pelanggan juga diminta tidak membawa barang secara berlebihan agar tidak mengganggu kenyamanan penumpang lain.
Layanan Lost and Found dan Data Temuan Barang
Sebagai bentuk pelayanan tambahan, KAI menyediakan layanan Lost and Found untuk membantu pelanggan yang merasa kehilangan atau ketinggalan barang di area stasiun maupun di dalam kereta.
“Layanan Lost and Found ini merupakan bentuk kepedulian KAI terhadap pelanggan. Namun demikian, kami tetap menekankan bahwa menjaga barang bawaan pribadi merupakan tanggung jawab masing-masing pelanggan,” kata Kuswardojo.
Sepanjang Januari hingga Oktober 2025, KAI Daop 2 Bandung telah mengamankan 2.805 barang tertinggal milik pelanggan. Barang tersebut meliputi makanan, barang umum seperti. Tas, buku, pakaian, dan helm, serta barang berharga seperti ponsel, laptop, dan uang tunai.
Dari jumlah itu, 756 barang telah dikembalikan kepada pemiliknya, 38 barang dimusnahkan. Karena berupa makanan yang sudah tidak layak konsumsi, 1.092 barang disalurkan ke panti sosial karena tidak diambil dalam jangka waktu lama. Sementara 919 barang lainnya masih belum diambil.
Taksiran total nilai barang yang ditemukan mencapai Rp 1.488.126.287.
Kuswardojo menambahkan, pelanggan yang menemukan barang tertinggal atau mengalami kehilangan diminta segera melaporkan kepada petugas KAI terdekat di stasiun atau kondektur di dalam kereta untuk penanganan sesuai prosedur. (uby)












