Bandung, www.pasjabar.com — Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, kembali mengeluarkan pernyataan tegas yang membuat publik terhenyak. Setelah sebelumnya menyinggung ada beberapa pemain yang tak akan masuk dalam rencananya lagi, kali ini ia menyebut satu nama secara terang-terangan: Wiliam Marcilio.
Sang gelandang asal Brasil bahkan dipulangkan lebih dulu kembali ke Bandung, sementara skuad lainnya tetap bersama tim menjelang laga kontra Madura United pada Minggu (30/11/2025) di Stadion Gelora Ratu Pamelingan, Pamekasan.
Langkah ini menegaskan bahwa Bojan mulai tidak main-main dalam menegakkan standar performa tim. Seusai latihan, pelatih asal Kroasia ini mengungkap alasan utama di balik keputusannya.
“Wiliam saya kirim pulang ke Bandung, karena saya tidak senang dengan performa dia,” ujar Bojan, Sabtu (29/11/2025).
Keputusan ini terasa janggal karena Persib sebenarnya tidak pulang ke Bandung usai laga melawan Lion City Sailors di Singapura.
Mereka memilih berkumpul di Surabaya demi menghemat tenaga. Namun Wiliam justru dikeluarkan dari rombongan, sebuah indikator betapa seriusnya evaluasi yang dilakukan Bojan.
Standar Tinggi Bojan Hodak dan Sinyal untuk Pemain Lain
Tidak seperti biasanya, Bojan Hodak kali ini memilih menyampaikan kritiknya secara terbuka. Sikap ini menjadi pesan kuat bagi seluruh pemain bahwa tidak ada toleransi untuk performa buruk, terlebih di tengah jadwal padat Persib musim ini.
Bojan menegaskan semua pemain harus tampil maksimal karena jadwal yang menuntut konsistensi fisik dan mental.
Menurutnya, kondisi skuad lainnya tetap dalam keadaan baik.
“Pemain lain terlihat oke. Ada beberapa benturan, tapi normal. Ini pertandingan ketiga dalam waktu yang singkat, jadi saya harus memastikan mereka cukup segar,” jelasnya.
Komentar ini memberi kesan bahwa standar Persib di bawah Bojan semakin ketat. Para pemain dituntut bukan hanya fit secara fisik, namun juga menjaga fokus dan profesionalitas di setiap kesempatan bermain.
Wiliam Marcilio Dinilai Belum Sesuai Ekspektasi
Sejak kedatangannya ke Bandung, Wiliam Marcilio memang belum memberikan kontribusi yang signifikan.
Gelandang serba bisa itu justru beberapa kali menuai kritik akibat performanya yang dianggap tidak konsisten. Ia bahkan disebut-sebut memiliki kecenderungan star syndrome, sehingga sulit menunjukkan kemampuan terbaik pada laga-laga penting.
Sorotan semakin tajam ketika Persib kalah dari Lion City Sailors di ACL 2 beberapa hari lalu.
Wiliam masuk sebagai pemain pengganti di babak kedua, namun gagal memberikan dampak positif.
Seusai laga, Bojan melontarkan komentar keras bahwa beberapa pemain pengganti tampil mengecewakan dan ada yang tidak akan masuk skuad lagi.
Dalam daftar pemain pengganti tersebut, ada nama lain seperti Ramon Tanque, Luciano Guaycochea, Saddil Ramdani, dan Federico Barba.
Namun pernyataan terbaru Bojan membuat banyak Bobotoh meyakini bahwa Wiliam adalah sosok utama yang akan didepak.
Spekulasi Masa Depan Wiliam Menguat, Bobotoh Sudah Mencium Arah Kebijakan
Keputusan Bojan memulangkan Wiliam lebih cepat menjadi sinyal kuat bahwa masa depan sang gelandang semakin tidak pasti.
Bobotoh mulai ramai membahas kemungkinan Wiliam masuk daftar pemain yang akan dilepas Persib dalam waktu dekat.
Dengan performa yang belum stabil dan ketatnya persaingan di lini tengah, posisinya kian terancam.
Di sisi lain, langkah tegas Bojan ini juga dianggap sebagai upaya menjaga disiplin dan menjaga atmosfer kompetitif di ruang ganti.
Dengan jadwal padat dan target besar di Liga 1 serta kompetisi Asia, Bojan membutuhkan pemain yang benar-benar siap bekerja keras.
Arah kebijakan Bojan kini semakin jelas: hanya pemain yang menunjukkan komitmen, kerja keras, dan performa stabil yang bakal bertahan.
Wiliam Marcilio kini berada di ujung tanduk—dan masa depannya bersama Persib tampaknya ditentukan dalam waktu dekat. (Ars)












