www.pasjabar.com — Petenis putri andalan Indonesia, Janice Tjen, tengah mematangkan persiapannya jelang debutnya di SEA Games 2025 Thailand. Meskipun datang dengan modal performa luar biasa di musim 2025, Janice menyatakan kewaspadaan tinggi terhadap persaingan sengit, terutama dari bintang tenis Filipina, Alex Eala, yang kini berada di peringkat 50 besar dunia.
“Pastinya bakal banyak lawan-lawan yang tangguh. Dari Thailand ada juga yang dari Filipina. Alex Eala, kan dia juga top 50 di WTA. Pastinya juga tidak akan mudah,” ujar Janice seusai sesi latihan intensif di Jakarta, Rabu (3/12), dikutip dari Antara.
SEA Games 2025 akan menjadi ajang multievent kawasan pertama bagi Janice Tjen.
Petenis berusia 23 tahun ini saat ini menduduki peringkat ke-53 dunia WTA, sebuah pencapaian yang didorong oleh musim 2025 yang fantastis.
Termasuk menjuarai sektor tunggal dan ganda pada turnamen Chennai Open November lalu.
Ancaman Nyata Alex Eala: Rivalitas Masa Junior Berlanjut

Alex Eala, petenis andalan Filipina yang baru berusia 20 tahun, menjadi nama yang paling diwaspadai Janice.
Eala saat ini menempati peringkat 50 dunia WTA setelah berhasil meraih gelar di turnamen Guadalajara Open. Peringkat Eala yang sedikit di atas Janice menunjukkan betapa ketatnya persaingan di nomor tunggal putri.
Rivalitas antara Janice dan Eala bukanlah hal baru. Kedua petenis telah saling mengenal sejak masa junior dan beberapa kali bertemu di turnamen internasional.
Pengalaman Eala di SEA Games juga patut diacungi jempol; pada penampilan terakhirnya di SEA Games Vietnam 2022, ia berhasil membawa pulang tiga medali perunggu (dari nomor tunggal putri, ganda campuran, dan beregu putri).
Meski mengakui Eala sebagai lawan terkuat, Janice Tjen menegaskan bahwa setiap pertandingan adalah babak baru.
“Iya, pastinya (Eala) salah satu lawan yang tidak mudah. Tapi apa pun hasil sebelumnya, kalau misalnya kita sampai main lawanan ya itu a new match, pertandingan baru,” ujarnya, menunjukkan fokus mentalitas untuk tidak terbebani rekor pertemuan masa lalu.
Berpasangan dengan Aldila Sutjiadi: Target Ganda Putri
Janice Tjen tidak hanya akan turun di nomor tunggal putri. Di sektor ganda putri, ia akan berpasangan dengan seniornya yang sangat berpengalaman, Aldila Sutjiadi.
Aldila dikenal sebagai peraih tiga medali emas SEA Games dan menjadi salah satu petenis ganda putri terbaik yang dimiliki Indonesia saat ini.
Kombinasi antara power dan momentum Janice dengan pengalaman Aldila diharapkan mampu menjadi senjata ampuh Indonesia untuk meraih medali emas.
Dengan jadwal pertandingan tenis yang akan dimulai pada 10–19 Desember 2025 di Thailand, pasangan ini memiliki waktu yang terbatas namun intensif untuk membangun chemistry di lapangan.
Janice Tjen Fokus Performa, Bukan Beban Target
Menghadapi debut sekaligus persaingan ketat, Janice Tjen memilih untuk tidak terbebani target pribadi yang spesifik. Ia lebih memprioritaskan konsistensi performa dan memberikan yang terbaik di setiap pertandingan.
“Aku sih nggak terlalu mikirin ke sana ya. Lebih fokus untuk setiap match-nya aja, gimana supaya bisa memberikan yang terbaik,” kata Janice.
Strategi ini menunjukkan kedewasaan mental seorang atlet yang ingin fokus pada proses alih-alih hasil akhir.
Janice bersama tim tenis Indonesia telah menjalani latihan intensif selama dua pekan di Bali, dilanjutkan dengan pemusatan latihan penuh di Jakarta.
Tim rencananya akan bertolak ke Bangkok pada Senin (8/12) untuk persiapan akhir, membawa harapan besar bagi Merah Putih di Thailand.












