WWW.PASJABAR.COM – Discord resmi meluncurkan fitur rekap tahunan pertama mereka bertajuk Discord Checkpoint, yang tersedia secara global mulai 4 Desember 2025.
Fitur ini menjadi versi “Wrapped” milik Discord, menyusul tren rekap tahunan seperti Spotify Wrapped, YouTube Recap, dan Apple Music Replay.
Mengutip laman resminya, Jumat (5/12/2025), Discord menyebut Checkpoint sebagai fitur baru yang menampilkan data aktivitas pengguna selama setahun.
“Discord Checkpoint adalah fitur rekap tahunan pertama, di mana pengguna menampilkan data aktivitas untuk menghasilkan statistik lengkap, dan membagikan ke platform media sosial,” tulis pihak perusahaan.
Fitur ini menampilkan sejumlah statistik, mulai dari total pesan yang terkirim, durasi penggunaan suara, emoji paling sering dipakai, hingga game favorit dan teman yang paling sering berinteraksi.
“Checkpoint merangkum semua ini dalam pengalaman animasi yang dapat digeser, diakhiri dengan kartu koleksi dan dekorasi avatar yang serasi,” tulis Discord.
Cara Mengakses Discord Checkpoint
Discord menyarankan pengguna untuk memperbarui aplikasi ke versi terbaru. Untuk desktop dan browser, Checkpoint dapat diakses melalui ikon bendera kecil di pojok kanan atas jendela aplikasi.
Pengguna tertentu juga akan mendapatkan pop-up khusus saat membuka aplikasi, yang langsung mengarahkan mereka ke halaman Checkpoint.
Setelah masuk, pengguna akan melihat rangkaian story berisi statistik tahunan mereka. Di akhir tampilan, Discord menyediakan opsi Bagikan untuk memposting ringkasan Checkpoint ke kanal obrolan, atau melewatkan jika ingin tetap privat.
Untuk pengguna mobile, Discord mengakui akses fitur ini masih terbatas dan belum tersedia untuk semua akun. Pengguna yang memenuhi syarat dapat melihat spanduk Checkpoint di tab profil mereka.
Selain itu, pengguna harus memiliki aktivitas tahunan yang cukup serta memastikan pengaturan privasi data tertentu dinonaktifkan.
Setiap pengguna akan menerima salah satu dari 10 kartu Checkpoint yang dilengkapi Dekorasi Avatar, berlaku hingga 15 Januari 2026.
Barron Trump dan Kebiasaan Pakai Discord
Dalam laporan terpisah, perhatian publik tertuju pada cara Barron Trump—putra bungsu Presiden AS Donald Trump—berkomunikasi dengan teman kuliahnya. Remaja berusia 19 tahun itu disebut memilih platform permainan seperti Discord dan Xbox ketimbang memberikan nomor telepon pribadinya.
“Dia telah menambahkannya ke dalam repertoarnya,” kata seorang sumber kepada Page Six, Kamis (24/4/2025). “Itu adalah platform komunikasi pilihannya.”
Barron yang sedang menempuh pendidikan di New York University Stern School of Business, selalu berada dalam pengawasan Secret Service sehingga membatasi interaksi tatap muka. Larangan memberikan nomor telepon disebut sebagai langkah keamanan untuk mencegah penyebaran informasi pribadi.
Menurut sumber tersebut, memberikan nomor pribadi justru “menimbulkan lebih banyak masalah daripada manfaatnya.”
Barron pun memilih memberikan username gim sebagai solusi aman berkomunikasi. Ia merasa lebih nyaman karena adanya “budaya gamer bro” yang dianggap lebih tertutup dan aman.
Donald Trump juga pernah menyebut putranya memiliki kemampuan teknologi yang tinggi. Dalam sebuah wawancara, ia menceritakan bahwa Barron dengan mudah mengakali pembatasan perangkat elektronik yang dibuat ayahnya.
“Saya mematikan laptopnya… lima menit kemudian dia sudah bisa menyalakan laptopnya. Saya berkata, ‘Bagaimana kamu melakukannya?’ dan dia menjawab, ‘Bukan urusanmu, Ayah,’” ujar Trump.
Melania Trump menambahkan bahwa Barron bahkan memengaruhi cara Donald Trump menjangkau pemilih muda.
“Ia sangat vokal, dan ia memberi nasihat kepada ayahnya… luar biasa karena ia tahu persis siapa yang perlu dihubungi,” katanya. (han)









