BANGKOK, WWW.PASJABAR.COM – Lagu Indonesia Raya berkumandang di Extreem Sports Park Rajamangala, Thailand, setelah atlet skateboard andalan Indonesia, Basral Graito Hutomo, sukses menyabet medali emas di nomor street putra SEA Games 2025. Tampil di bawah tekanan sebagai peserta terakhir, Basral justru menunjukkan mental baja yang tak tergoyahkan.
Basral memastikan podium tertinggi dengan total raihan 166,67 poin. Ia berhasil mengungguli dua wakil tuan rumah, Kirin Petikiree (153,22 poin) yang meraih perak dan Thawatchai Siangoueng (152,31 poin) yang harus puas dengan medali perunggu.
Mental “Nothing to Lose” di Markas Lawan
Dominasi Basral terlihat sejak babak kualifikasi hingga partai final. Namun, ujian sesungguhnya terjadi pada sesi single trick.
Sebagai penampil penutup, Basral membawa beban ekspektasi besar untuk melampaui skor atlet tuan rumah.
Alih-alih tertekan oleh sorakan pendukung Thailand, pemuda kelahiran Tangerang ini justru tampil lepas.
“Nothing to lose,” ungkapnya mengenai kunci keberhasilan mengeksekusi trik-trik sulit yang akhirnya melontarkan namanya ke posisi puncak klasemen.
Perjuangan Luar Biasa Basral Graito: Modal Papan Seharga Rp5.000
Dibalik kilaunya medali emas, perjalanan Basral dimulai dari titik yang sangat sederhana.
Kecintaannya pada papan luncur bermula di Karanganyar, Jawa Tengah, saat ia mengenal skateboard secara tidak sengaja.
Karena keterbatasan biaya, skateboard pertama yang ia miliki adalah papan bekas seharga Rp5.000.
Basral belajar secara otodidak melalui YouTube sebelum akhirnya bergabung dengan komunitas.
Bahkan, saat pertama kali memiliki papan profesional, ia harus rela bergantian memakainya dengan sang kakak.
Kegigihan itulah yang membawanya berkeliling dari turnamen lokal di Kediri, Bandung, dan Jakarta, hingga menembus panggung dunia di Jepang dan Australia.
Konsistensi Sang “Wonderkid” Skateboard Indonesia
Prestasi Basral sebenarnya sudah tercium sejak SEA Games 2019 di Filipina. Kala itu, di usianya yang baru 12 tahun, ia sudah berhasil mempersembahkan medali perak.
Hilaludin Yusri, Ketua Cabor Perserosi Kabupaten Bekasi, menyebut Basral sebagai atlet dengan konsistensi luar biasa.
“Basral adalah atlet andalan kami yang memiliki mental juara. Kami optimistis prestasinya akan terus berkembang melampaui level Asia Tenggara,” ujar Hilaludin.
Kemenangan ini bukan sekadar tambahan emas bagi kontingen Indonesia, melainkan bukti nyata bahwa tekad kuat dan kerja keras mampu mengubah papan bekas menjadi medali emas yang membanggakan bangsa.










