WWW.PASJABAR.COM – Babak Swiss Stage M7 Mobile Legends World Championship berlanjut pada hari kedua yang digelar Minggu, (11/1/2026).
Dua wakil Indonesia, Onic Esports dan Alter Ego Esports, kembali bertanding di pool yang sama setelah sama-sama meraih kemenangan pada hari pertama, meski keduanya tidak saling berhadapan.
Onic masuk ke pool 1-0 usai mengalahkan Boostgate Esports, sementara Alter Ego meraih hasil serupa setelah menundukkan Aurora Gaming, tim asal Turki. Pada hari kedua Swiss Stage, seluruh pertandingan akan kembali digelar di XO Hall, MPL Arena, Jakarta Barat, mulai pukul 14.00 WIB.
Berdasarkan hasil pengundian yang dilakukan pada 9 Januari 2026, Onic akan berhadapan dengan perwakilan Myanmar, Yangon Galacticos, sedangkan Alter Ego dijadwalkan melawan Black Sentence Esports dari Chili.
Kedua laga tersebut menjadi penentu penting bagi langkah masing-masing tim menuju fase berikutnya.
Penentuan Pool dan Peluang ke Knockout Stage
Seluruh pertandingan Swiss Stage masih menggunakan format best of one (Bo1), sehingga setiap tim hanya memainkan satu gim. Tim pemenang dari pool 1-0 akan melaju ke pool 2-0, sedangkan tim yang kalah turun ke pool 1-1.
Pool 2-0 memiliki keuntungan tersendiri karena tim yang meraih dua kemenangan beruntun berhak langsung melaju ke babak Knockout Stage. Berbeda dengan tim di pool 1-1 yang, meski menang, masih harus melanjutkan perjuangan di pool 2-1.
Selain itu, pertandingan di pool 2-0 nantinya menggunakan format best of three (Bo3), sehingga membutuhkan dua kemenangan untuk memastikan tiket ke fase gugur.
Pada hari kedua Swiss Stage, laga Alter Ego melawan Black Sentence Esports dijadwalkan berlangsung pukul 17.00 WIB, sementara Onic akan menghadapi Yangon Galacticos pada pukul 20.00 WIB. Selain kedua laga tersebut, sejumlah pertandingan lain juga akan digelar sepanjang hari.
Bagi penggemar Mobile Legends, seluruh pertandingan M7 World Championship dapat disaksikan langsung di MPL Arena. Maupun melalui siaran daring di kanal YouTube MLBB Esports. Serta media sosial resmi MPL Indonesia.
Babak Swiss Stage menjadi krusial karena semakin mendekati akhir fase ini, tim dengan kekalahan terbanyak akan tereliminasi dari turnamen. (han)












