JAKARTA, WWW.PASJABAR.COM — Penunjukan John Herdman sebagai pelatih kepala Timnas Indonesia membawa angin segar bagi metodologi kepelatihan di tanah air. Herdman tidak datang sendiri; ia memboyong tangan kanannya, Cesar Meylan, seorang pakar ilmu olahraga berusia 41 tahun dengan rekam jejak yang luar biasa.
Meylan dijadwalkan akan diperkenalkan secara resmi oleh PSSI pada Selasa (13/1/2026). Kehadiran Meylan di jajaran staf kepelatihan bukan sekadar pengisi posisi asisten pelatih biasa.
Dengan latar belakang akademis yang kuat dan prestasi di kancah dunia, ia mengemban misi khusus untuk meningkatkan level kebugaran serta kekuatan fisik para pemain Indonesia agar mampu bersaing di level internasional yang lebih tinggi.
Tangan Dingin di Balik Kejayaan Sepak Bola Kanada
Cesar Meylan adalah sosok setia yang telah mendampingi John Herdman selama lebih dari satu dekade.
Kerja sama mereka dimulai di Timnas Wanita Kanada (2011-2018). Di sana, Meylan berperan krusial dalam membawa Kanada meraih medali perunggu berturut-turut pada Olimpiade London 2012 dan Olimpiade Rio 2016.
Prestasi tersebut berlanjut saat ia ditarik Herdman ke Timnas Pria Kanada (2018-2023). Kontribusi Meylan di bidang fisik menjadi salah satu kunci utama keberhasilan Kanada lolos ke Piala Dunia 2022 di Qatar—sebuah pencapaian bersejarah setelah penantian 36 tahun.
Selain itu, ia juga membantu Kanada menjadi finalis Gold Cup 2021 sebelum akhirnya sempat bertugas di klub MLS, Toronto FC.
Akademisi di Lapangan Hijau: Empat Gelar Internasional
Apa yang membuat Meylan begitu istimewa adalah latar belakang pendidikannya yang sangat spesifik dan mendalam.
Ia merupakan salah satu asisten pelatih paling terpelajar yang pernah menangani Timnas Indonesia. Berikut adalah gelar akademis yang ia miliki:
-
Sarjana Human Kinetics: The University of British Columbia.
-
Master Physical Education & History: University of Lausanne.
-
Master Biomekanik: Edith Cowan University.
-
Doktor (PhD) Strength and Conditioning: Auckland University of Technology.
Kombinasi antara gelar doktor di bidang kekuatan dan kondisi fisik (strength and conditioning) serta magister biomekanik memungkinkan Meylan untuk menganalisis gerakan pemain secara ilmiah guna mencegah cedera sekaligus memaksimalkan ledakan tenaga di lapangan.
Misi Transformasi Fisik Skuad Garuda
Tugas Meylan di Indonesia sudah sangat jelas: membenahi stamina dan kekuatan otot pemain yang selama ini kerap dianggap sebagai titik lemah saat menghadapi tim-tim besar.
Dengan keahliannya, pola latihan Timnas Indonesia diprediksi akan berbasis data (data-driven) dengan pemanfaatan teknologi biomekanik yang lebih masif.
Kehadiran Meylan diharapkan mampu mengubah standar fisik pemain Timnas Indonesia, mulai dari level senior hingga U-23, agar siap menghadapi intensitas tinggi di ajang FIFA Series, Piala AFF, hingga Asian Games 2026 mendatang.
Ringkasan Rekam Jejak Cesar Meylan
| Posisi / Tim | Prestasi Utama | Periode |
| Timnas Wanita Kanada | 2 Medali Perunggu Olimpiade (2012, 2016) | 2011 – 2018 |
| Timnas Pria Kanada | Lolos Piala Dunia 2022 & Finalis Gold Cup | 2018 – 2023 |
| Toronto FC (MLS) | Staf Kepelatihan Utama | 2023 |
| Pendidikan Terakhir | Doktor (PhD) Strength and Conditioning | – |












