CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Senin, 2 Februari 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home HEADLINE

Tragedi di Balik Kata “Sepakat”: Mengapa Rezim Xabi Alonso Mundur Hanya dalam Tujuh Bulan?

pri
13 Januari 2026
Xabi Alonso mengajak skuadnya membuat guard of honor untuk Barcelona di podium Stadion King Abdullah namun ditolak Mbappe dkk, Jeddah, 12 Januari 2026.-Fadel Senna-AFP

Xabi Alonso mengajak skuadnya membuat guard of honor untuk Barcelona di podium Stadion King Abdullah namun ditolak Mbappe dkk, Jeddah, 12 Januari 2026.-Fadel Senna-AFP

Share on FacebookShare on Twitter
ADVERTISEMENT

MADRID, WWW.PASJABAR.COM – Jagat sepak bola dikejutkan dengan pengumuman resmi Real Madrid pada Selasa (13/1/2026) dini hari WIB. Xabi Alonso, sosok yang digadang-gadang akan menjadi suksesor jangka panjang kejayaan Carlo Ancelotti, resmi menanggalkan jabatannya sebagai pelatih kepala. Xabi Alonso mundur setelah “dikhianati” pemain kesayangannya Kylian Mbappe dan tidak lagi mendapatkan dukungan dari petinggi Real Madrid.

Meski klub membungkus perpisahan ini dengan kata-kata romantis tentang “legenda” dan “nilai-nilai klub”, kenyataan di balik layar menggambarkan narasi yang jauh lebih kelam: sebuah pemberontakan ruang ganti yang dipimpin oleh para megabintang.

Hanya bertahan selama tujuh bulan sejak Juni 2025, kepergian Xabi menjadi salah satu durasi kepelatihan tersingkat sekaligus paling traumatis dalam sejarah modern Los Blancos.

Pemberontakan di Jeddah: Titik Nadir Sportivitas

Puncak keruntuhan wibawa Xabi Alonso terjadi di King Abdullah Sports City, Jeddah, saat final Supercopa de Espana melawan Barcelona.

Baca juga:   Real Madrid Bawa Kemenangan Lawan Atletico Madrid

Xabi, yang memegang teguh nilai-nilai kehormatan Madrid, menginstruksikan para pemainnya untuk membentuk Guard of Honour bagi Barcelona yang keluar sebagai juara.

Namun, instruksi tersebut diabaikan secara demonstratif. Kylian Mbappe terekam kamera memimpin rekan-rekannya untuk menolak penghormatan tersebut.

Dengan gestur berkacak pinggang dan lambaian tangan meremehkan, Mbappe menarik gerbong pemain bintang seperti Rodrygo, Vinicius Jr, hingga pemain muda seperti Dean Huijsen untuk langsung menuju ruang ganti.

Xabi yang berdiri terpaku di lapangan hanya bisa mengikuti dari belakang dengan perasaan dipermalukan. Momen inilah yang meyakinkan Xabi bahwa ia telah kehilangan kendali total atas skuadnya.

Benturan Filosofi: Taktik Keras vs Zona Nyaman

Masalah Xabi sebenarnya telah mengakar sejak Piala Dunia Antarklub 2025.

Xabi mencoba mentransformasi Madrid menjadi tim dengan skema taktis yang lebih rigid dan menuntut kedisiplinan pressing tinggi, serupa dengan kesuksesannya di Bayer Leverkusen.

Sayangnya, skuad Madrid yang sudah terbiasa dengan pendekatan personalitas “kebapakan” ala Carlo Ancelotti merasa frustrasi. Para pemain mulai menunjukkan sikap tidak respek di sesi latihan:

  • Ketidakdisiplinan Latihan: Beberapa pemain kunci dilaporkan hanya berjalan-jalan saat instruksi taktis diberikan.

  • Arogansi Individu: Vinicius Jr kerap menunjukkan kemarahan saat diganti, sementara Fede Valverde secara terbuka menyatakan ketidaksukaannya diposisikan sebagai bek.

  • Penolakan Disiplin: Skuad menentang kebijakan menginap sehari sebelum laga tandang (matchday minus one) di Bilbao, sebuah standar profesionalisme yang dianggap beban oleh pemain.

Baca juga:   Jupe Mengenang Sosok Benny Dollo yang Menggemblengnya

Vakum Dukungan Manajemen, Xabi Alonso Mundur

Xabi Alonso juga berjuang dalam kesendirian di meja manajemen. Permintaannya kepada Florentino Perez untuk mempertahankan Luka Modric dan mendatangkan gelandang baru sebagai suksesor Toni Kroos ditolak mentah-mentah.

Kehilangan Modric yang dilepas ke AC Milan membuat Xabi kehilangan sosok pemimpin di ruang ganti yang bisa menjembatani pelatih dengan para pemain muda yang egois.

Baca juga:   Bermain Tanpa Messi, Inter Miami Kalah dari Montreal Impact

Keputusan mundur diambil Xabi saat pesawat tim masih mengudara dari Arab Saudi menuju Spanyol.

Setelah berdiskusi dengan CEO José Ángel Sánchez, Xabi menyadari bahwa tidak ada jalan kembali.

Ia pergi membawa seluruh staf teknisnya, meninggalkan klub yang ia cintai dalam kondisi retak secara internal.

Ironisnya, para pemain baru mengetahui kabar ini melalui rilis resmi klub, membuktikan betapa dalamnya jurang pemisah antara pelatih dan pemain di masa-masa terakhirnya.

Analisis Kronologi Kehancuran Rezim Xabi Alonso

Periode Peristiwa Kunci Dampak
Juni 2025 Penunjukan Xabi Alonso Ekspektasi tinggi revolusi taktik.
Juni-Juli 2025 Piala Dunia Antarklub Friksi awal karena gaya melatih yang keras.
Agustus 2025 Penolakan Transfer & Modric Lepas Xabi kehilangan kendali kepemimpinan senior.
Oktober 2025 Penurunan Performa La Liga Friksi memuncak, pemain mulai mengabaikan instruksi.
Januari 2026 Insiden Guard of Honour Penghinaan terbuka pemain; Xabi memutuskan mundur.
Print Friendly, PDF & Email
Editor: pri
Tags: berita bola Spanyolel clasicoFlorentino PerezGuard of HonourKrisis Real MadridKylian MbappeReal MadridXabi AlonsoXabi Alonso Out


Related Posts

Manajer Aston Villa Unai Emery. Foto: Action Images via Reuters/Andrew Couldridge
HEADLINE

Unai Emery Masuk Radar Real Madrid: Juru Taktik Aston Villa Menjadi Prioritas Utama Los Blancos Untuk Musim Kompetisi Depan

30 Januari 2026
Pelatih Benfica Jose Mourinho rayakan gol sundulan kiper Anatoliy Trubin. (AP Photo/Armando Franca)
HEADLINE

Keajaiban Di Estadio Da Luz: Gol Bersejarah Anatoliy Trubin Dan Taktik Berani Jose Mourinho Hancurkan Real Madrid Di Lisbon

30 Januari 2026
Vangelis Pavlidis ditekel oleh Aurelien Tchouameni dalam laga Liga Champions antara Benfica vs Real Madrid di Lisbon, 29 Januari 2026 (c) AP Photo/Armando Franca
HEADLINE

Krisis Disiplin Los Blancos: Dua Kartu Merah Beruntun Untuk Asencio Dan Rodrygo Hancurkan Mental Real Madrid Di Markas Benfica

29 Januari 2026

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
Radio Player
No Result
View All Result

Trending

Mohammad Zaki Ubaidillah. (Foto: Dok. PP PBSI)
HEADLINE

Zaki Juara Thailand Masters 2026: Mohammad Zaki Ubaidillah Taklukkan Wakil Tuan Rumah Melalui Duel Sengit Rubber Game di Stadion Nimibutr

2 Februari 2026

BANGKOK, WWW.PASJABAR.COM -- Babak final tunggal putra turnamen Thailand Masters 2026 mempertemukan pemain muda Mohammad Zaki Ubaidillah...

Pertamina Enduro menang 3-0 atas Bandung BJB Tandamata / @mojisports_

Jakarta Pertamina Enduro Balas Dendam: Megatron dan Kawan-Kawan Libas Bandung BJB Tandamata Skor 3-0

2 Februari 2026
Napoli kalahkan Fiorentina dengan skor 2-1 di Liga Italia. (Foto: REUTERS/Ciro De Luca)

Napoli Amankan Tiga Poin di Maradona Stadium: Partenopei Tumbangkan Fiorentina Skor 2-1 dan Terus Tempel Ketat Posisi Papan Atas Klasemen

1 Februari 2026
Starting XI Inter Milan saat melawan Arsenal di Liga Champions. (c) AP Photo/luca

Inter Milan Siap Serbu Markas Cremonese: Nerazzurri Bertekad Kokohkan Posisi Puncak Klasemen Serie A Dalam Laga Tandang Di Giovanni Zini

1 Februari 2026
Borneo FC menang dramatis 2-1 atas PSIM Yogyakarta pada 1 Februari 2026. Gol Koldo Obieta bawa Borneo FC pepet Persib di puncak klasemen. (instagram/@borneofc.id)

Drama di Stadion Segiri: Borneo FC Menang Dramatis atas PSIM Yogyakarta dan Kembali Memepet Posisi Persib di Puncak Klasemen

1 Februari 2026

Highlights

Inter Milan Siap Serbu Markas Cremonese: Nerazzurri Bertekad Kokohkan Posisi Puncak Klasemen Serie A Dalam Laga Tandang Di Giovanni Zini

Drama di Stadion Segiri: Borneo FC Menang Dramatis atas PSIM Yogyakarta dan Kembali Memepet Posisi Persib di Puncak Klasemen

Comeback Fantastis Di Stamford Bridge: Chelsea Taklukkan West Ham United 3-2 Setelah Sempat Tertinggal Dua Gol Pada Babak Pertama

Arsenal Pesta Gol Di Elland Road: Skuad The Gunners Hancurkan Leeds United 4-0 Dan Kokohkan Posisi Di Puncak Klasemen

Barcelona Bungkam Elche 3-1: Lamine Yamal Tampil Sempurna Saat Blaugrana Curi Poin Penuh Di Estadio Martinez Valero

Teror Kawanan Anjing Di Cibuntu: Seorang Anak Kecil Terluka Parah Akibat Digigit Hewan Peliharaan Yang Lepas Ke Pemukiman Warga

PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.