LONDON, WWW.PASJABAR.COM – Tensi tinggi menyelimuti Stamford Bridge menjelang laga leg pertama semifinal Carabao Cup 2025/2026. Winger lincah Chelsea, Alejandro Garnacho, menyuarakan rasa optimistis yang besar meski timnya akan menjamu sang pemuncak performa, Arsenal, Kamis (15/1/2026) dini hari WIB. Ia menyebutkan jika Chelsea bisa kalahkan siapapun termasuk Arsenal.
Mantan pemain Manchester United tersebut menegaskan bahwa status underdog yang disematkan kepada Chelsea tidak akan menyurutkan mentalitas mereka.
Baginya, The Blues telah membuktikan berkali-kali musim ini bahwa mereka memiliki DNA untuk menumbangkan tim-tim raksasa di panggung besar.
Modal Mental dari Kemenangan Kontra Barcelona, Chelsea Bisa Kalahkan Siapapun
Kondisi Chelsea saat ini memang sedang transisi. Di bawah arahan manajer baru Liam Rosenior yang menggantikan Enzo Maresca, Si Biru hanya memetik satu kemenangan dalam enam laga terakhir.
Sebaliknya, Arsenal tampil perkasa dengan hanya menelan dua kekalahan sepanjang musim ini.
Namun, Garnacho merujuk pada performa impresif Chelsea di kompetisi lain sebagai bukti kualitas mereka.
Kemenangan telak 3-0 atas Barcelona di Liga Champions menjadi parameter bahwa taktik Chelsea bisa sangat mematikan.
“Kami tahu ini akan jadi pertandingan yang sulit, tapi kami sudah membuktikan kepada dunia bahwa kami bisa mengalahkan tim mana pun. Contohnya Barcelona, kami telah menunjukkan bahwa kami adalah tim yang fantastis,” cetus pemain berusia 21 tahun tersebut.
Memori “10 Pemain” di Awal Musim
Selain kemenangan atas Barca, Garnacho juga menyoroti pertemuan pertama melawan Arsenal di Liga Inggris musim ini.
Kala itu, Chelsea mampu memaksakan hasil imbang 1-1 meskipun harus bermain dengan 10 orang sejak babak pertama.
Ketangguhan mental tersebut menjadi landasan keyakinan Garnacho bahwa dalam format turnamen seperti Carabao Cup, segala kemungkinan bisa terjadi.
Alih-alih terintimidasi oleh performa konsisten tim asuhan Mikel Arteta, Garnacho memilih fokus pada internal tim.
“Kami tidak terlalu fokus pada lawan. Kami cuma fokus pada diri sendiri untuk memenangi pertandingannya,” tambahnya.
Debut Taktis Liam Rosenior di Semifinal
Laga ini juga akan menjadi panggung pembuktian bagi Liam Rosenior. Menghadapi Arsenal di semifinal merupakan ujian api bagi sang manajer baru.
Rosenior diharapkan mampu memanfaatkan kecepatan Garnacho di sisi sayap untuk mengeksploitasi celah di pertahanan The Gunners yang dikenal sangat rapat musim ini.
Perbandingan Kondisi Jelang Derby London
| Kategori | Chelsea | Arsenal |
| Tren Performa | 1 Menang dalam 6 Laga Terakhir | Hanya 2 Kekalahan Musim Ini |
| Status Manajer | Liam Rosenior (Baru Menjabat) | Mikel Arteta (Stabil) |
| Pemain Kunci | Alejandro Garnacho | Bukayo Saka |
| Hasil Pertemuan Terakhir | Chelsea 1-1 Arsenal (EPL) | – |












