NEW DELHI, WWW.PASJABAR.COM – Tunggal putri andalan Indonesia, Putri Kusuma Wardani (Putri KW), sukses melangkah ke babak 16 besar turnamen BWF World Tour Super 750 India Open 2026. Meski datang sebagai unggulan keenam, langkah Putri tidak dilalui dengan mudah. Ia harus berjuang ekstra keras melewati tekanan wakil Kanada, Michelle Li, lewat drama tiga gim di Indira Gandhi Sports Complex, Selasa (13/1/2026).
Putri menyudahi perlawanan alot Michelle Li dengan skor akhir 21-12, 20-22, dan 21-15.
Namun, di balik kemenangan tersebut, pebulu tangkis berusia 23 tahun ini memberikan catatan kritis terhadap performanya yang dianggap masih belum stabil.
Evaluasi Gim Kedua: Hilang Fokus di Poin Kritis
Putri sejatinya memulai laga dengan sangat dominan. Pada gim pertama, ia mampu mendikte permainan dan menang telak 21-12.
Namun, situasi berbalik pada gim kedua. Michelle Li yang lebih senior mulai mengubah pola permainan menjadi lebih agresif, terutama dalam permainan di depan net.
“Saya banyak melakukan kesalahan sendiri dan kurang sabar ketika reli,” ungkap Putri dalam keterangan resmi PP PBSI.
Kesalahan mendasar tersebut terbukti fatal ketika Putri gagal memanfaatkan satu match point yang sudah di depan mata, hingga akhirnya harus merelakan gim kedua jatuh ke tangan lawan dengan skor tipis 20-22.
Tantangan Non-Teknis: Udara Dingin dan Visibilitas Shuttlecock
Selain faktor strategi lawan, Putri juga mengungkapkan adanya kendala non-teknis yang cukup mengganggu konsentrasi di lapangan.
Suhu udara yang dingin di New Delhi serta embusan angin di dalam arena memengaruhi kontrol shuttlecock.
Lebih lanjut, ia menyoroti masalah visibilitas yang kurang ideal.
“Bolanya terlihat agak samar, jadi saya mencoba bermain lebih aman dan membatasi bola atasnya,” jelasnya.
Faktor cahaya dan warna shuttlecock yang terlihat samar memaksa Putri untuk tidak bermain terlalu berisiko dan lebih memilih penempatan bola yang akurat di gim penentuan.
Menatap Babak 16 Besar: Adu Semangat Lawan Denmark
Kemenangan ini membawa Putri KW melaju ke babak 16 besar untuk menghadapi wakil Denmark, Line Kjaersfeldt.
Menyadari lawannya dikenal sebagai pemain yang gigih dan tidak mudah menyerah, Putri menekankan pentingnya kesiapan mental dan semangat juang.
“Dia punya fighting spirit luar biasa. Saya tidak boleh kalah duluan soal semangat juang,” tegas Putri.
Laga melawan Kjaersfeldt diprediksi akan kembali menguras stamina, mengingat tipikal permainan tunggal putri Eropa yang mengandalkan reli panjang dan kekuatan fisik.
Statistik Pertandingan: Putri KW vs Michelle Li
| Parameter | Putri Kusuma Wardani (INA) | Michelle Li (CAN) |
| Skor Akhir | 2 (21, 20, 21) | 1 (12, 22, 15) |
| Durasi Pertandingan | 58 Menit | – |
| Status Unggulan | Unggulan Ke-6 | Non-Unggulan |
| Kesalahan Sendiri | Tinggi (Evaluasi Pemain) | Sedang |
| Lawan Berikutnya | Line Kjaersfeldt (DEN) | – |












