WWW.PASJABAR.COM – Batas pelunasan Biaya Perjalanan Ibadah Haji (BIPIH) 2026 tahap kedua resmi ditutup pada Jumat, 9 Januari 2026.
Di Jawa Barat, tingkat pelunasan tercatat belum mencapai 100 persen. Dari total 29.372 calon jemaah haji yang berhak melunasi, baru 28.589 orang atau sekitar 97,33 persen yang telah menyelesaikan pembayaran.
Masih adanya sisa kuota tersebut membuka peluang bagi calon jemaah haji cadangan yang sejatinya dijadwalkan berangkat pada 2027 untuk dapat berangkat lebih awal pada musim haji 2026, apabila kuota tidak terpenuhi sepenuhnya.
Kepala Bidang Pelayanan Haji dan Fasilitasi Pengembangan Ekosistem Ekonomi Haji dan Umrah Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Jawa Barat, Amri Yusri, mengatakan pihaknya masih berharap adanya kebijakan tambahan dari pemerintah pusat.
“Kami berharap ada perpanjangan waktu pelunasan, karena masih ada sekitar 2,67 persen jemaah yang terkendala saat proses pelunasan, terutama terkait istitoah dan sistem perbankan,” ujar Amri Yusri.
Kendala Istitoah dan Pembiayaan
Menurut Amri, sejumlah daerah di Jawa Barat memang belum mencapai pelunasan maksimal akibat berbagai kendala yang dihadapi calon jemaah. Salah satu faktor utama adalah persoalan pembiayaan serta belum terpenuhinya syarat istitoah kesehatan.
“Di beberapa daerah memang masih kurang. Kendalanya beragam, mulai dari pembiayaan yang belum tersedia hingga persoalan istitoah,” katanya.
Amri menambahkan, apabila melihat data calon jemaah cadangan yang siap melunasi, seharusnya tingkat pelunasan bisa melampaui 100 persen. Namun, faktor kesehatan menjadi penghambat utama.
“Dari data cadangan yang siap melunasi sebenarnya bisa lebih dari 100 persen. Hanya saja terkendala oleh istitoah,” ujarnya.
Ia menegaskan, jika hingga batas akhir kuota Jawa Barat belum terpenuhi, maka calon jemaah haji cadangan yang seharusnya berangkat pada tahun 2027 memiliki peluang besar untuk diberangkatkan pada operasional haji tahun ini.
“Kami tentu akan memaksimalkan kuota yang ada agar tidak ada yang terbuang,” pungkas Amri. (ave)









