# final Indonesia Masters
JAKARTA, WWW.PASJABAR.COM — Dominasi pemain muda mewarnai DAIHATSU Indonesia Masters 2026.
Sejumlah pebulu tangkis berusia 21 tahun ke bawah sukses mencuri perhatian dan memastikan tempat di partai final yang digelar di Istora Senayan, Jakarta, Sabtu (25/1/2026).
Sedikitnya lima pemain muda berhasil melaju ke final turnamen BWF Super 500 tersebut, menandai kuatnya regenerasi bulu tangkis dunia, termasuk Indonesia.
Sorotan utama tertuju pada tunggal putra Indonesia Alwi Farhan. Pebulu tangkis berusia 20 tahun itu tampil impresif dengan menyingkirkan wakil Taiwan Chi Yu Jen hanya dalam waktu 35 menit melalui kemenangan telak 21-11, 21-12.
“Sejak junior kami sudah saling mengenal. Di luar lapangan kami berteman, tapi di final tentu kami akan mengeluarkan permainan terbaik,” ujar Alwi Farhan usai pertandingan.
Alwi hadapi Pemain Thailnd
Di partai final, Alwi akan berhadapan dengan rival masa kecilnya asal Thailand, Panitchaphon Teeraratsakul (21).
Panitchaphon melanjutkan kejutan dengan menumbangkan unggulan keenam asal Singapura, Loh Kean Yew, dua gim langsung 21-17, 21-17.
Sebelumnya, ia juga menyingkirkan unggulan ketujuh, Lakshya Sen.
“Saya sangat senang bisa lolos ke final Super 500 pertama saya. Kali ini fokus dan kontrol permainan saya lebih baik,” kata Panitchaphon.
Sejarah Baru
Sementara itu, sektor tunggal putri juga mencatat sejarah baru.
Pebulu tangkis Thailand Pitchamon Opatniputh menjadi finalis Super 500 termuda sepanjang sejarah di usia 19 tahun 21 hari, setelah mengalahkan Letshanaa Karupathevan 21-15, 21-17.
Tak hanya sektor tunggal, kejutan juga datang dari ganda putra Indonesia Raymond Indra (21) dan Nikolaus Joaquin (20).
Juara Australia Open 2025 itu melaju ke final usai menundukkan pasangan unggulan kelima sesama Indonesia, Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani, dengan skor 21-19, 21-14.
Di final, Raymond/Nikolaus akan menantang pasangan Malaysia Goh Sze Fei/Nur Izzuddin, yang sebelumnya menyingkirkan wakil Denmark Daniel Lundgaard/Mads Vestergaard.
Menariknya, pasangan muda Indonesia itu memiliki modal kepercayaan diri setelah pernah mengalahkan Goh/Izzuddin di semifinal Australia Open 2025.
Dengan dominasi pemain muda di partai puncak, Indonesia Masters 2026 menjadi panggung pembuktian generasi baru bulu tangkis dunia, sekaligus memberi harapan besar bagi Indonesia untuk kembali berjaya di Istora Senayan.(*/tie)
# final Indonesia Masters












