WWW.PASJABAR.COM – Persib Bandung sejauh ini jadi tim dengan pertahanan paling tangguh di antara seluruh kontestan Super League 2025/2026. Dalam 18 laga, Persib hanya kebobolan 11 kali saja.
Itu jadi pencapaian terbaik di antara seluruh klub Super League. Persib Bandung pun menyandang status sebagai tim paling sulit dibobol gawangnya.
Tangguhnya lini belakang Persib salah satunya tidak terlepas dari sosok Patricio Matriardi. Ia nyaris tak pernah absen bermain untuk Persib.
Dari 18 laga Persib, Patricio Matricardi bermain dalam 17 laga. Total, ia sudah mencatatkan 1.402 menit bermain.
Di luar jumlah penampilan dan minimnya gol ke gawang Persib, ada sisi lain yang tak kalah menarik. Pria asal Argentina yang akrab disapa Pato itu benar-benar tergolong pemain santun.
Dari 17 laga yang dilakoni, ia hanya mengoleksi satu kartu kuning saja. Ini menggambarkan jika Pato adalah pemain yang penuh perhitungan, tidak sembrono, dan bukan pemain kasar.
Ia punya kemampuan duel yang apik, penguasaan bola mumpuni, skill memotong serangan lawan, dan berbagai atribut pertahanan lainnya dengan baik.
Dalam urusan mencetak gol, sejauh ini ia sudah mencetak satu gol. Selain itu, Pato sudah mencetak dua assist.
Pelatih Bojan Hodak pun memuji pencapaian Pato di musim pertamanya untuk Persib. Ia menilai Pato benar-benar tampil impresif.
“Itu bagus, bagi seorang pemain belakang itu cukup bagus. Dan berdasarkan statistik, dia adalah bek dengan catatan duel terbaik,” kata Bojan Hodak, Rabu (28/1/2026).
Namun, perjalanan Pato musim ini masih panjang. Ia masih harus bekerja ekstra keras untuk membantu Persib meraih kejayaan.
Sementara itu di bawah Pato, nama Julio Cesar menyusul sebagai bek dengan menit bermain terbanyak. Ia juga tampil dalam 17 pertandingan, namun dengan total 1.162 menit serta koleksi tiga kartu kuning.
Sedangkan Federico Barba, yang sempat diliputi berbagai polemik, telah mencatatkan 13 penampilan dengan 847 menit bermain dan satu kartu kuning. (ars)












