BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM – TNI Angkatan Udara (TNI AU) melalui Pangkalan TNI AU (Lanud) Husein Sastranegara menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi korban bencana tanah longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Rabu (28/1/2026).
Bantuan tersebut juga diperuntukkan bagi para relawan yang terlibat langsung dalam proses pencarian dan evakuasi korban longsor.
Penyaluran bantuan dipimpin langsung oleh Komandan Lanud Husein Sastranegara, Marsma TNI MD Irman Fathurahman, S.E., M.M., didampingi Ketua PIA Ardhya Garini Cabang 8/D.I Lanud Husein Sastranegara, Ny. Ayu Irman.
Kehadiran jajaran TNI AU ini menjadi bentuk nyata kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak bencana alam.
Komandan Lanud Husein Sastranegara menyampaikan bahwa bantuan yang diberikan diharapkan dapat membantu meringankan beban para korban. Sekaligus mendukung kelancaran tugas relawan di lapangan.
“Melalui bantuan ini, kami berharap dapat meringankan beban masyarakat terdampak serta membantu kelancaran tugas para relawan di lapangan,” ujar Marsma TNI MD Irman Fathurahman.
Dukungan untuk Korban dan Relawan di Lapangan
Adapun bantuan yang disalurkan kepada warga terdampak longsor meliputi kebutuhan sehari-hari yang sangat dibutuhkan di lokasi pengungsian. Sementara itu, bagi para relawan, TNI AU Lanud menyalurkan sejumlah peralatan pendukung pencarian korban.
Peralatan tersebut antara lain alat pelindung diri (APD), cangkul, sekop, garpu garukan kecil, helm oranye, sarung tangan lateks, multivitamin, terpal, serta selimut.
Bantuan ini diharapkan dapat menunjang keselamatan relawan sekaligus mempercepat proses evakuasi korban yang masih tertimbun material longsor.
Selain menyerahkan bantuan, Komandan Lanud Husein Sastranegara beserta rombongan juga menyempatkan diri mengunjungi salah satu keluarga yang selamat dari musibah longsor.
Kunjungan tersebut dilakukan sebagai bentuk empati dan dukungan moral kepada korban yang tengah menghadapi masa sulit pascabencana.
Melalui aksi kemanusiaan ini, TNI AU menegaskan komitmennya untuk selalu hadir di tengah masyarakat, khususnya dalam situasi darurat dan bencana, serta bersinergi dengan berbagai pihak dalam upaya penanggulangan bencana di wilayah Jawa Barat. (*)












