WWW.PASJABAR.COM – Alfeandra Dewangga belakangan menjadi pilihan utama di posisi bek kiri Persib Bandung. Ia pun menjawabnya dengan penampilan apik.
Hal itu kontras dengan perjalanannya sejak beberapa bulan lalu. Ia lebih banyak duduk di bangku pemain cadangan dan jadi pelengkap latihan.
Namun, pelatih Bojan Hodak perlahan memberikan kepercayaan kepadanya. Sehingga, Dewangga kini jadi pilihan utama.
Meski begitu, Alfeandra Dewangga tak bisa tenang begitu saja. Sebab, posisinya rawan digantikan pemain lain.
Terlebih, Persib punya beberapa pemain yang bisa diplot sebagai bek kiri. Di sana ada Eliano Reijnders, Frans Putros, hingga Federico Barba.
Bahkan, sekarang pesaing Dewangga bertambah. Bukan kaleng-kaleng, pesaingnya adalah pemain sekelas Layvin Kurzawa.
Secara nama besar, Kurzawa jelas jauh di atas Dewangga, bahkan di atas para bek kiri Persib lainnya. Secara pengalaman, Kurzawa juga sangat matang dan malang-melintang di level tertinggi.
Lantas, ciutkah Dewangga bersaing dengan Kurzawa? Alih-alih ciut, ia justru memandang kehadiran Kurzawa dari sisi positif.
Ia menilai kehadiran Kurzawa akan bagus untuk Persib itu sendiri. Sebab, ia menambah kedalaman kekuatan ‘Maung Bandung’ untuk mentas di dua kompetisi sekaligus.
Tak hanya itu, Dewangga justru sangat senang Kurzawa bergabung. Itu karena Kurzawa dinilai bisa jadi tempat belajar sekaligus mentor baginya.
“Kalau saya sih sebagai pemain, bagus ya apalagi buat kedalaman tim. Apalagi saya juga bisa banyak belajar sama beliau,” kata Dewangga.
Alfeandra Dewangga sendiri tak masalah jika kelak harus giliran bermain dengan Kurzawa. Ia pun siap bersaing secara sehat untuk berebut posisi dengan eks pemain Paris Saint-Germain (PSG) itu.
Ia yakin Bojan Hodak akan objektif menilai siapa yang layak dan dibutuhkan untuk main sejak menit pertama. Yang pasti, jika dipercaya tampil, ia akan tampil habis-habisan.
“Enggak (merasa menjadi saingan) sih, tergantung pelatih juga kan. Siapapun yang dijadikan starter, ya harus 100% buat Persib,” jelas Dewangga. (ars)












