WWW.PASJABAR.COM — 20th Century Studios resmi meluncurkan cuplikan film The Devil Wears Prada 2 melalui kanal YouTube pada Senin (2/2/2026). Cuplikan tersebut memberikan gambaran awal mengenai kelanjutan kisah dunia mode ikonis yang pertama kali dirilis dua dekade lalu dan kembali digarap oleh sutradara David Frankel.
Film sekuel The Devil Wears Prada 2 ini dijadwalkan tayang di Australia pada 30 April 2026. Sementara itu, penonton di Inggris dan Amerika Serikat dapat menyaksikannya mulai 1 Mei 2026. Adapun di Indonesia, film tersebut direncanakan hadir di bioskop sekitar April 2026. Informasi jadwal rilis tersebut dilaporkan media Inggris, The Guardian, pada Senin.
Dalam cuplikan berdurasi singkat itu, penonton diperlihatkan kembalinya karakter ikonis Miranda Priestly yang diperankan Meryl Streep. Miranda kembali tampil bersama tangan kanannya, Nigel, yang dimainkan Stanley Tucci, serta bertemu lagi dengan mantan asistennya, Andy Sachs (Anne Hathaway).
“Priestly diperlihatkan tidak mengingat Andy saat mereka bertemu dan bahkan harus diingatkan oleh Nigel tentang kebiasaannya merujuk semua asistennya di majalah fesyen global Runway Magazine sebagai Emily,” demikian kutipan dari naskah yang dirilis.
Pemain Lama Kembali, Wajah Baru Bermunculan
Cuplikan tersebut menegaskan bahwa dinamika relasi para tokoh lama masih menjadi kekuatan utama film ini. Kebiasaan Miranda yang seolah tidak mengingat mantan asistennya digambarkan lebih sebagai upaya mempertahankan citra kepemimpinan dominan sebagai alpha-editor, bukan karena gangguan ingatan.
Antusiasme penggemar terlihat dari capaian cuplikan yang meraih 4,2 juta penayangan hanya dalam 13 jam pertama sejak dirilis. Sejumlah aktor dari film pertama dipastikan kembali, seperti Tracie Thoms sebagai Lily dan Tibor Feldman sebagai Irv. Aktor Kenneth Branagh juga bergabung sebagai kekasih baru Miranda Priestly.
Deretan pemain baru turut meramaikan film ini, di antaranya Sydney Sweeney, Lucy Liu, Justin Theroux, BJ Novak, dan Pauline Chalamet. Nama Lady Gaga belum muncul dalam cuplikan meski rumor keterlibatannya sebagai penampil kameo telah lama beredar. Film ini diproduseri Wendy Finerman bersama Michael Bederman dan Karen Rosenfelt, dengan skenario ditulis Aline Brosh McKenna. (han)












