• Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Alamat Redaksi & Iklan
No Result
View All Result
PASJABAR
Kamis, 14 Mei 2026
  • Login
  • BERANDA
    • PASBANDUNG
    • PASJABAR
    • PASNUSANTARA
    • PASDUNIA
  • PASBISNIS
    • PASFINANSIAL
  • PASPENDIDIKAN
    • PASKESEHATAN
  • PASOLAHRAGA
  • PASHIBURAN
    • PASBUDAYA
    • PASKREATIF
    • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
    • TOKOH
    • CAHAYA PASUNDAN
  • PASGALERI
  • BERANDA
    • PASBANDUNG
    • PASJABAR
    • PASNUSANTARA
    • PASDUNIA
  • PASBISNIS
    • PASFINANSIAL
  • PASPENDIDIKAN
    • PASKESEHATAN
  • PASOLAHRAGA
  • PASHIBURAN
    • PASBUDAYA
    • PASKREATIF
    • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
    • TOKOH
    • CAHAYA PASUNDAN
  • PASGALERI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
Home HEADLINE

Lukisan Api di Langit Siang: Fenomena Gerhana Matahari Cincin Kembali Menyapa Bumi

admin
Selasa. 3 Februari 2026
Gerhana Matahari Cincin akan terjadi pada 17 Februari 2026. (freepik.com)

Gerhana Matahari Cincin akan terjadi pada 17 Februari 2026. (freepik.com)

Share on FacebookShare on Twitter

WWW.PASJABAR.COM —Pernahkah Anda membayangkan Matahari terlihat seperti cincin bercahaya yang sangat indah di tengah langit pada waktu siang hari bolong. Fenomena langka yang sangat menakjubkan ini disebut gerhana Matahari cincin dan menjadi perhatian besar bagi para pengamat astronomi dunia.

Pada tanggal 17 Februari 2026 fenomena alam ini diprediksi akan kembali menyapa penduduk Bumi.

RELATED POSTS

Audensi Instrumen 3.0 Lamdik Dorong Penguatan Mutu Program Studi Pascasarjana Unpas

Haru,Pelepasan 629 Siswa Kelas XII SMK Pasundan 2 Bandung YPDM Pasundan Tekankan Pendidikan Karakter

Gerhana Matahari cincin terjadi saat posisi Bulan berada tepat di antara Bumi dan Matahari namun tidak menutupi seluruh piringan.

Bagian tepi Matahari tetap memancarkan cahaya terang sehingga membentuk lingkaran bercahaya yang sangat indah mengelilingi siluet gelap piringan Bulan.

Rahasia Jarak Bulan dan Bumi Dalam Menciptakan Efek Cincin Api Sempurna

Kunci utama terjadinya fenomena gerhana Matahari cincin terletak pada variasi jarak antara posisi Bulan dengan planet Bumi kita ini.

Gerhana jenis cincin ini hanya akan terjadi apabila Bulan berada pada titik orbit yang relatif cukup jauh dari planet Bumi.

Karena jarak yang jauh tersebut maka diameter tampak Bulan menjadi terlihat lebih kecil jika dibandingkan dengan ukuran piringan pilar Matahari.

Akibatnya piringan Bulan tidak mampu menutupi seluruh bagian Matahari secara keseluruhan meskipun posisinya berada tepat di garis lurus pusat.

Fase puncak gerhana akan menghadirkan pemandangan langit yang sangat kontras dan juga sangat dramatis bagi setiap orang yang menyaksikannya.

Perbedaan Dasar dengan Gerhana Total dan Alasan Mengapa Fenomena ini Langka

Banyak orang sering menyamakan gerhana Matahari cincin dengan gerhana Matahari total padahal kedua fenomena tersebut memiliki perbedaan yang mendasar.

Pada gerhana cincin langit tidak akan menjadi gelap total karena sebagian cahaya Matahari masih tetap terlihat memancar ke permukaan Bumi.

Setiap gerhana cincin hanya bisa diamati secara sempurna di wilayah lintasan tertentu yang sering disebut sebagai jalur cincin api.

Pada kasus gerhana tanggal 17 Februari 2026 nanti jalur utama fenomena ini diprediksi hanya akan melintasi beberapa wilayah yang terpencil.

Kombinasi posisi orbit yang sangat presisi membuat peristiwa astronomi ini tergolong sebagai salah satu fenomena alam yang sangat langka.

Prosedur Keamanan Pengamatan dan Pentingnya Edukasi Sains Bagi Masyarakat Umum

Meskipun terlihat sangat indah namun gerhana Matahari cincin sama sekali tidak aman jika diamati hanya menggunakan mata telanjang secara langsung.

Cahaya Matahari yang sangat kuat dapat merusak jaringan retina mata secara permanen sehingga pengamat wajib menggunakan alat pelindung mata khusus.

Masyarakat sangat disarankan untuk menggunakan kacamata khusus gerhana atau teleskop yang telah dilengkapi dengan filter Matahari yang berstandar internasional.

Peristiwa kosmik ini menjadi momen sangat penting bagi para ilmuwan untuk kembali menguji perhitungan orbit benda langit di tata surya.

Gerhana Matahari cincin mengajarkan manusia tentang keteraturan alam semesta yang bekerja dengan tingkat presisi yang benar-benar sangat luar biasa.

Detail Informasi Gerhana Matahari Cincin (17/02/2026)

Aspek Astronomi Penjelasan Fenomena
Nama Ilmiah Annular Solar Eclipse
Penyebab Utama Bulan berada pada posisi terjauh (Apogee)
Visual Utama Lingkaran cahaya menyerupai “Cincin Api”
Risiko Pengamatan Kerusakan retina jika tanpa filter khusus
Tujuan Ilmiah Validasi data satelit dan orbit benda langit

Disclaimer

Informasi dalam artikel ini disajikan untuk tujuan informasi umum. Redaksi Pasjabar berupaya menyajikan data yang akurat dan terkini, namun tidak menjamin kelengkapan dan keakuratan sepenuhnya.

Pembaca diharapkan melakukan verifikasi tambahan sebelum mengambil keputusan berdasarkan informasi ini. Segala risiko yang timbul dari penggunaan informasi menjadi tanggung jawab pembaca.

Jika terdapat kekeliruan atau ingin mengajukan hak jawab, silakan kunjungi halaman: Disclaimer.

Tags: 2026AstronomiBerita Astronomi Terbaru 2026Cara Aman Melihat Gerhana MatahariCincin ApiEdukasi Langitfenomena alamFenomena Cincin Api Astronomigerhana mataharigerhana matahari cincinGerhana Matahari Cincin 17 Februari 2026Penyebab Gerhana Matahari Cincinsainstata surya
Share30Tweet19

Related Posts

Instrumen 3.0 Lamdik

Audensi Instrumen 3.0 Lamdik Dorong Penguatan Mutu Program Studi Pascasarjana Unpas

Yatti Chahyati
Rabu. 13 Mei 2026
0

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM – Pascasarjana Universitas Pasundan menggelar audensi pencerahan mengenai Penguatan Mutu Program Studi melalui Instrumen 3.0 Lamdik di Aula...

Pelepasan Siswa SMK Pasundan 2 Bandung

Haru,Pelepasan 629 Siswa Kelas XII SMK Pasundan 2 Bandung YPDM Pasundan Tekankan Pendidikan Karakter

Yatti Chahyati
Rabu. 13 Mei 2026
0

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM -- SMK Pasundan 2 Bandung menggelar acara pelepasan siswa kelas XII angkatan 2026 di lingkungan sekolah yang berlokasi...

unpas

Unpas Gelar Seminar Nasional, Tantangan Media Digital Era Gen Z

Hanna Hanifah
Rabu. 13 Mei 2026
0

WWW.PASJABAR.COM - Universitas Pasundan (Unpas) bersama Komisi Penyiaran Indonesia Daerah Jawa Barat menggelar Seminar Nasional Nyemah Atikan Penyiaran bertajuk “Gen...

Sidang Doktor Nova Maulida

Sidang Doktor Nova Maulida Bahas Inovasi Pelayanan Sosial di Kabupaten Bandung

Yatti Chahyati
Rabu. 13 Mei 2026
0

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM -- Pascasarjana Universitas Pasundan kembali menggelar sidang terbuka Program Doktor Ilmu Sosial bidang kajian utama Ilmu Administrasi Publik...

Setelah Thawaf Pertama

Setelah Thawaf Pertama

Hanna Hanifah
Rabu. 13 Mei 2026
0

Oleh: Firdaus Arifin, Dosen YPT Pasundan, Sekretaris APHTN HAN & Komisi Ukhwah Islamiyah MUI Jawa Barat (Setelah Thawaf Pertama) WWW.PASJABAR.COM...

Next Post
Stereowall Rilis “Sisa Asa”, Single Tentang Bertahan dan Awal Baru

Stereowall Rilis “Sisa Asa”, Single Tentang Bertahan dan Awal Baru

Lembang dalam Lintasan Sejarah: Romantisme, Pengetahuan, dan Peringatan Alam

Lembang dalam Lintasan Sejarah: Romantisme, Pengetahuan, dan Peringatan Alam

RECOMMENDED

Instrumen 3.0 Lamdik

Audensi Instrumen 3.0 Lamdik Dorong Penguatan Mutu Program Studi Pascasarjana Unpas

Rabu. 13 Mei 2026
Pelepasan Siswa SMK Pasundan 2 Bandung

Haru,Pelepasan 629 Siswa Kelas XII SMK Pasundan 2 Bandung YPDM Pasundan Tekankan Pendidikan Karakter

Rabu. 13 Mei 2026
  • 640 Followers
  • 23.9k Followers

MOST VIEWED

  • Bandung panas

    Cuaca Bandung Hari Ini Terasa Lebih Panas, Ini Penyebabnya

    88 shares
    Share 35 Tweet 22
  • Jepang dan Uzbekistan Pimpin Daftar Negara Lolos ke Delapan Besar AFC U-17 2026

    83 shares
    Share 33 Tweet 21
  • 19 Sekolah di Jawa Barat Resmi Jadi Sekolah Maung 2026, Diterapkan di Tahun Ajaran Baru

    82 shares
    Share 33 Tweet 21
  • Menanti Dominasi Manis Persib atas Persija

    79 shares
    Share 32 Tweet 20
  • Sidang Doktor Nova Maulida Bahas Inovasi Pelayanan Sosial di Kabupaten Bandung

    79 shares
    Share 32 Tweet 20
PASJABAR

© 2026 PASJABAR</a

Navigate Site

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

Ok

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Powered by
►
Necessary cookies enable essential site features like secure log-ins and consent preference adjustments. They do not store personal data.
None
►
Functional cookies support features like content sharing on social media, collecting feedback, and enabling third-party tools.
None
►
Analytical cookies track visitor interactions, providing insights on metrics like visitor count, bounce rate, and traffic sources.
None
►
Advertisement cookies deliver personalized ads based on your previous visits and analyze the effectiveness of ad campaigns.
None
►
Unclassified cookies are cookies that we are in the process of classifying, together with the providers of individual cookies.
None
Powered by
No Result
View All Result
  • BERANDA
    • PASBANDUNG
    • PASJABAR
    • PASNUSANTARA
    • PASDUNIA
  • PASBISNIS
    • PASFINANSIAL
  • PASPENDIDIKAN
    • PASKESEHATAN
  • PASOLAHRAGA
  • PASHIBURAN
    • PASBUDAYA
    • PASKREATIF
    • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
    • TOKOH
    • CAHAYA PASUNDAN
  • PASGALERI

© 2026 PASJABAR</a