BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM— Stereowall resmi merilis single terbaru berjudul “Sisa Asa”, sebuah lagu reflektif tentang bertahan di tengah kehilangan dan menemukan kekuatan paling sederhana untuk terus hidup. Alih-alih berbicara tentang harapan besar, “Sisa Asa” justru menyoroti keteguhan kecil yang membuat seseorang tetap melangkah, meski dalam keadaan paling rapuh.
Ditulis berdasarkan pengalaman personal Ramadhan Satria (Mamed), “Sisa Asa” kemudian dirangkum menjadi kisah yang bersifat universal, tentang kehilangan, penerimaan, dan keberanian untuk bertahan.
Melalui lirik yang sederhana namun emosional, lagu ini memaknai “asa” sebagai bentuk dukungan paling mendasar: kehadiran tanpa banyak kata, pelukan tanpa penjelasan, serta kebersamaan yang tidak menuntut cerita.
Potongan lirik seperti “Beri aku asa, meski tanpa sisa” dan “Beri aku asa, meski tanpa kata” merepresentasikan kebutuhan akan kekuatan, bahkan ketika harapan dan kata-kata tak lagi mampu menjelaskan perasaan. “Sisa Asa” menjadi ruang sunyi yang jujur bagi mereka yang sedang berjuang untuk tetap bertahan.
Lebih dari sekadar rilisan baru, “Sisa Asa” juga menandai babak baru perjalanan Stereowall dengan hadirnya Zevana Arga (Zeva) sebagai vokalis baru. Vokalis asal Surabaya ini resmi bergabung pada Desember 2025, menggantikan Cynantia Pratita (Tita) yang mengundurkan diri pada November 2025.
Zeva dikenal memiliki ketertarikan kuat pada musik rock dan metalcore, serta telah terlibat dalam berbagai proyek musik sebelum bergabung dengan Stereowall. Kehadirannya disambut positif oleh para penggemar, yang menilai karakter vokalnya yang powerful dan ekspresif mampu menghadirkan warna baru dalam penampilan dan eksplorasi musikal band.
Melalui “Sisa Asa”, Zeva memperkenalkan identitas vokalnya kepada pendengar Stereowall, menghadirkan emosi yang lebih intens sekaligus energi segar. Kolaborasi ini menandai arah kreatif baru yang semakin memperkaya perjalanan musikal Stereowall ke depan.
Tentang Stereowall
Stereowall adalah band alternative rock yang terbentuk pada tahun 2012, berawal dari pertemuan Rama dan Mamed (Ramadhan) yang kemudian membentuk proyek musik dengan konsep segar, funky, dan modern. Formasi awal Stereowall terdiri dari Cynantia Pratita (vokal), Rama (gitar), Usay (gitar), Ramadhan (bass), dan Garda Nusantara (drum).
Dua tahun setelah terbentuk, Stereowall mengalami kehilangan besar ketika drummer mereka, Garda Nusantara, meninggal dunia akibat kecelakaan. Peristiwa ini membuat band sempat vakum sebelum akhirnya bangkit dan merilis EP perdana “Never Ending Drama” pada tahun 2016.
Pada tahun 2022, Stereowall menggandeng Rei (Inay) sebagai co-producer untuk memberi warna baru dalam karya-karya mereka. Sejak itu, Rei juga berkontribusi sebagai pengisi keyboard, synth, dan gitar.
Single “Sisa Asa” resmi dirilis pada 28 Januari 2026 dan sudah dapat didengarkan di seluruh platform musik digital serta kanal YouTube resmi “Stereowall TV.” (*/tiwi)











