BANDUNG BARAT, WWW.PASJABAR.COM — Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Jawa Barat hingga Rabu (4/2/2026) pagi telah menerima sebanyak 85 kantong jenazah korban musibah tanah longsor di Kampung Pasir Kuning, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat.
Dari jumlah tersebut, 67 jenazah telah berhasil diidentifikasi dan diserahkan kepada pihak keluarga, sementara 15 kantong jenazah lainnya masih dalam proses identifikasi.
Proses pencarian korban longsor Cisarua masih terus dilakukan oleh tim SAR gabungan. Memasuki hari ke-12 pascabencana, petugas memperluas area pencarian dengan mengerahkan berbagai peralatan serta belasan alat berat berupa ekskavator. Upaya ini dilakukan untuk memastikan tidak ada korban yang tertinggal di area terdampak longsor.
Selain fokus pada pencarian di lapangan, proses identifikasi korban juga terus berjalan di pos DVI Polda Jawa Barat. Tim forensik bekerja mencocokkan data antemortem dengan temuan di lapangan agar identitas korban dapat dipastikan sebelum diserahkan kepada keluarga.
Data Orang Hilang Direvisi
Kepala Bidang Humas Polda Jawa Barat, Kombes Pol Hendra Rochmawan, menjelaskan bahwa jumlah orang hilang yang sebelumnya dilaporkan mengalami penyesuaian. Menurutnya, pada hari ketiga pascalongsor, laporan orang hilang sempat mencapai 108 orang.
“Namun hari ini, berdasarkan hasil identifikasi dan klarifikasi, jumlahnya menjadi 104 orang karena adanya nama yang sama dari pelaporan sebelumnya,” ujar Hendra Rochmawan.
Ia menambahkan, proses pendataan korban terus diperbarui seiring dengan masuknya hasil identifikasi terbaru dari tim DVI. Kepolisian juga berkoordinasi dengan instansi terkait serta pihak keluarga untuk memastikan keakuratan data.
Operasi pencarian korban longsor di Kampung Pasir Kuning, Cisarua, dijadwalkan akan terus dilaksanakan hingga berakhirnya masa tanggap darurat. Berdasarkan rencana, masa tanggap darurat tersebut akan berakhir pada Jumat mendatang. Tim SAR gabungan berkomitmen memaksimalkan sisa waktu yang ada untuk menemukan seluruh korban dan memberikan kepastian kepada keluarga yang masih menunggu kabar. (uby)












