CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Minggu, 15 Maret 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home HEADLINE

40 Tahun Berlalu, Apakah Otawa Charter Sudah Berdampak Saat Ini?

Hanna Hanifah
10 Februari 2026
40 Tahun Berlalu, Apakah Otawa Charter Sudah Berdampak Saat Ini?

ilustrasi. (foto: istockphoto)

Share on FacebookShare on Twitter
ADVERTISEMENT
Alma Lucyati
dr. Alma Lucyati, M.KM., M.Si., MH.Kes.

Oleh: Alma Lucyati, dr., M.KM., M.Si., MH.Kes. (40 Tahun Berlalu, Apakah Otawa Charter Sudah Berdampak Saat Ini?)

WWW.PASJABAR.COM – Dalam kurun waktu dua dekade terakhir, terjadi pergeseran beban kesehatan di Indonesia, dari penyakit menular bergeser kepada Penyakit Tidak Menular, yakni empat penyakit katastropik tertinggi: jantung, gagal ginjal, kanker, dan stroke. Pola makan, pola asuh, pola gerak, kurangnya aktivitas fisik, stres, dan kurangnya istirahat memicu timbulnya penyakit katastropik di kalangan masyarakat Indonesia.

Pasca pandemi Covid-19, Indonesia menghadapi beban masalah penyakit tiga kali lipat (triple burden). Triple burden yang dimaksud adalah: (1) penyakit menular yang belum sepenuhnya teratasi; (2) penyakit tidak menular (PTM) yang sejak tahun 2010 meningkat; serta (3) masuknya penyakit infeksi new emerging dan re-emerging seperti Covid-19 ke Indonesia sejak tahun 2020 dan mulai melandai pada tahun 2022.

Baca juga:   FORNAS VII 2023, Kontingen Jabar Memimpin Perolehan Medali

Dengan memperhatikan masalah kesehatan di atas, dapat dipahami bahwa hal tersebut merupakan masalah yang sangat kompleks dan saling berkaitan dengan persoalan lain di luar sektor kesehatan. Banyak faktor yang memengaruhi kesehatan, di antaranya pengetahuan dan sikap masyarakat dalam merespons suatu penyakit (Andika et al., 2022). Masalah kesehatan merupakan salah satu faktor kualitas hidup yang tercermin dalam pemenuhan kebutuhan dasar manusia. (Otawa Charter)

Baca juga:   Tanggul Jebol, Ribuan Makam di Bojongsoang Terendam Banjir

Status kesehatan seseorang terus berubah. Individu dapat kembali dari kondisi sehat ke sakit, lalu sehat kembali. Untuk menjaga kesehatan diri sendiri atau orang lain, mencegah penyakit, atau mendiagnosis penyakit ketika tidak ada gejala, perilaku kesehatan perlu dipahami sebagai praktik kesehatan preventif.

Ada beberapa strategi aksi utama untuk melaksanakan dasar-dasar ilmu kesehatan masyarakat, yaitu:

  1. membangun kebijakan publik yang sehat;

  2. menciptakan lingkungan fisik dan sosial yang mendukung perubahan individu;

  3. memperkuat aksi komunitas;

  4. mengembangkan keterampilan pribadi, seperti peningkatan efikasi diri, rasa percaya diri, dan pemberdayaan;

  5. mereorientasi pelayanan kesehatan kepada masyarakat serta membangun kemitraan dengan pasien;

  6. melihat dan menganalisis kondisi kesehatan masyarakat yang ada saat ini.

Baca juga:   Yuk Makan yang Berserat Biar Makin Sehat

Dengan kompleksnya permasalahan kesehatan saat ini, diperlukan peran serta masyarakat untuk bersama-sama mengupayakan perbaikan dalam meningkatkan derajat kesehatan. (han)

Print Friendly, PDF & Email
Editor:
Tags: kesehatanOpiniOtawa CharterOttawa Charterpiagam Ottawa


Related Posts

DPRD Kota Bekasi reses
PASJABAR

DPRD Kota Bekasi Selesaikan Masa Reses Pertama di Tahun 2026

2 Maret 2026
Makan Bergizi Gratis
HEADLINE

Makan Bergizi Gratis dalam Perspektif Penggunaan APBN dan Ekonomi Makro

24 Februari 2026
Pesan Moral dan Sosial Ibadah Puasa
HEADLINE

Pesan Moral dan Sosial Ibadah Puasa

23 Februari 2026

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
Radio Player
No Result
View All Result

Trending

Buka Puasa Bersama Pascasarjana Unpas
HEADLINE

Silaturahmi dan Buka Puasa Bersama Pascasarjana Unpas, Perkuat Kepedulian dan Kebersamaan di Bulan Ramadan

14 Maret 2026

# Buka Puasa Bersama Pascasarjana Unpas BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM – Pascasarjana Universitas Pasundan menggelar kegiatan Silaturahmi dan Buka...

Bantargebang

DPRD Bekasi Soroti Kemacetan Akibat Antrean Truk Sampah Bantargebang

14 Maret 2026
Arus Mudik 2026

Jelang Arus Mudik 2026, Ketua DPRD Kota Bekasi Tinjau Kesiapan

14 Maret 2026
Idulfitri 1447 H

Penetapan Idulfitri 1447 H Menunggu Hasil Sidang Isbat Kemenag

14 Maret 2026
Samsung Galaxy A37

Spesifikasi Samsung Galaxy A37 dan A57 Mulai Bocor di Internet

14 Maret 2026

Highlights

Penetapan Idulfitri 1447 H Menunggu Hasil Sidang Isbat Kemenag

Spesifikasi Samsung Galaxy A37 dan A57 Mulai Bocor di Internet

Tips Atasi Mabuk Perjalanan Saat Mudik Lebaran dengan Persiapan Obat

ABUJAPI Jabar, APKLINDO, dan Bank BJB Gelar Aksi Sosial Ramadan

Polres Cimahi Sita Ribuan Botol Miras dari Sejumlah Toko dan Kafe

Pemudik Sepeda Motor Padati Jalan Nasional Pasirkoja Bandung

PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.