WWW.PASJABAR.COM — Pelatih Timnas U17 Indonesia Nova Arianto segera mengambil langkah evaluasi total termasuk membuka opsi pencarian pemain diaspora baru.
Langkah tegas ini diambil usai timnya kalah telak 0-7 dari China di Stadion Indomilk Arena Tangerang kemarin malam.
Nova menilai skuad saat ini sangat membutuhkan perbaikan komposisi dan adaptasi intensitas tinggi sebelum berlaga di Piala Asia nanti.
Perbedaan level yang mencolok antara kompetisi domestik dan laga internasional menjadi pekerjaan rumah utama yang harus segera diselesaikan segera.
Kekalahan ini memaksa Nova untuk meninjau ulang materi pemain karena saat ini tim hanya memiliki satu orang pemain diaspora.
Evaluasi Total Timnas U17 dan Penyerahan Keputusan Final Kepada Pelatih Kepala Kurniawan Dwi Yulianto
Keputusan final mengenai perekrutan pemain diaspora tambahan nantinya akan diserahkan kepada pelatih kepala yang baru yakni Kurniawan Dwi Yulianto.
Sebagai respons taktis jangka pendek Nova memastikan akan melakukan rotasi total pada laga uji coba kedua melawan tim China.
Nova berencana menurunkan pemain yang belum tampil guna mendapatkan gambaran utuh mengenai kedalaman skuad Timnas U17 Indonesia saat ini.
Sebanyak 28 pemain yang dipanggil dalam pemusatan latihan ini dipastikan akan mendapatkan menit bermain yang cukup adil.
Nova ingin melihat respons setiap pemain saat menghadapi tekanan lawan yang memiliki kualitas teknik jauh di atas level mereka.
Kesenjangan Level Kompetisi Domestik dan Desakan Agenda Uji Coba Internasional Kepada PSSI
Nova mengakui performa anak asuhnya jauh dari harapan meskipun tim ini tampil sangat dominan di kompetisi Elite Pro Academy.
Statistik mentereng di level lokal ternyata runtuh saat menghadapi intensitas permainan cepat yang diperagakan oleh skuad pemain nasional China.
Pemain membutuhkan lebih banyak uji coba internasional karena atmosfer pertandingan sangat berbeda secara intensitas jika dibandingkan dengan liga domestik.
Kekalahan ini memberi pelajaran berharga bagi para pemain tentang cara melepaskan diri dari tekanan pressing ketat pemain lawan tersebut.
Nova mendesak PSSI untuk memperbanyak agenda uji coba internasional guna memangkas kesenjangan level sebelum ajang Piala Asia berlangsung nanti.
Statistik Kontras Garuda United U18
| Kategori Kompetisi | Performa di EPA U18 | Hasil Lawan China U17 |
| Status Hasil | Pemuncak Klasemen | Kekalahan Telak |
| Total Poin / Skor | 55 Poin (22 Laga) | Skor Akhir 0 – 7 |
| Produktivitas Gol | Mencetak 62 Gol | Gagal Mencetak Gol |
| Intensitas Laga | Level Domestik | Level Internasional |
| Evaluasi Utama | Dominasi Lokal | Butuh Diaspora Baru |












