BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM – Menjelang bulan suci Ramadan, harga sejumlah komoditas daging di Pasar Tradisional Kosambi, Kota Bandung, Jawa Barat, mulai mengalami kenaikan.
Kondisi tersebut terjadi sekitar sepekan sebelum puasa dan memicu keluhan dari kalangan ibu rumah tangga yang harus menyesuaikan anggaran belanja dapur.
Pada Rabu (11/2/2026) pagi, harga daging ayam tercatat naik dari sebelumnya Rp38 ribu menjadi Rp42 ribu per kilogram. Kenaikan juga terjadi pada daging sapi, yang sebelumnya berada di kisaran Rp140 ribu, kini menembus Rp150 ribu per kilogram.
Sementara itu, harga telur ayam ikut merangkak naik dari Rp26 ribu menjadi Rp29 ribu per kilogram.
Sejumlah pedagang menyebut kenaikan harga dipicu meningkatnya permintaan menjelang hari besar keagamaan, seperti perayaan Imlek dan Ramadan, serta pasokan yang mulai terbatas di tingkat distributor.
Pedagang daging di Pasar Kosambi Bandung, Reno, mengatakan kenaikan harga sudah terasa dalam beberapa hari terakhir.
“Menjelang hari besar seperti Imlek dan puasa, permintaan meningkat, jadi harga dari pemasok juga naik,” ujarnya.
Kenaikan harga komoditas daging ini pun menimbulkan reaksi dari para pembeli, khususnya ibu rumah tangga. Mereka mengaku harus mengurangi jumlah belanja atau mengatur ulang menu harian agar pengeluaran tidak membengkak.
Salah seorang pembeli, Metri, mengaku harga kebutuhan pokok yang terus naik membuatnya kesulitan.
“Sekarang belanja jadi lebih mahal. Biasanya bisa beli lebih banyak, sekarang harus dikurangi supaya cukup,” katanya.
Warga berharap pemerintah dapat turun tangan untuk menstabilkan harga di pasaran, terutama menjelang Ramadan, agar masyarakat tetap bisa membeli kebutuhan pokok dengan harga yang terjangkau.
Mereka menilai langkah pengendalian harga sangat penting agar daya beli masyarakat tidak semakin tertekan. (uby)
WWW.PASJABAR.COM - Sony mengumumkan gim Ghost of Yotei akan menghadirkan mode multipemain bertajuk Legends yang dijadwalkan rilis...
© 2018 www.pasjabar.com
© 2018 www.pasjabar.com
