BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM – Petugas kepolisian dari Polresta Bandung gencar melakukan razia terhadap sepeda motor berknalpot brong dan aksi balap liar selama bulan suci Ramadan.
Hasilnya, puluhan pemuda yang menggelar balap liar di wilayah Kecamatan Kebon, Kabupaten Bandung, berhasil diamankan oleh petugas. Selain itu, sebanyak 34 kendaraan turut disita dalam operasi yang digelar untuk menjaga ketertiban dan kenyamanan masyarakat saat menjalankan ibadah puasa.
Kapolresta Bandung, Kombes Pol. Aldi Sudartono, menegaskan bahwa keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) menjadi prioritas utama selama Ramadan.
“Tentunya di bulan suci Ramadan ini kamtibmas menjadi prioritas Polresta Bandung,” kata Aldi, Jumat (28/2/2026).
Tak hanya menyasar aksi balap liar, petugas juga menindak kendaraan yang menggunakan knalpot tidak sesuai standar. Pengendara yang kedapatan memakai knalpot brong diminta langsung mengganti dengan knalpot standar di tempat sebagai bentuk penegakan aturan sekaligus pembinaan.
Untuk memastikan situasi tetap kondusif, jajaran Polresta Bandung juga meningkatkan patroli, termasuk patroli jalan kaki menyusuri gang-gang permukiman warga. Langkah ini dilakukan guna mencegah potensi gangguan keamanan, terutama pada malam hingga dini hari.
“Sehingga kami terus bersosialisasi dan menyapa warga agar tidak menjadi korban atau pelaku kejahatan,” ujarnya.
Aldi juga mengingatkan peran penting orang tua dalam mengawasi aktivitas anak-anaknya, khususnya pada malam hari selama Ramadan. Ia meminta orang tua tidak membiarkan anak terlibat balap liar maupun menggunakan knalpot brong yang dapat mengganggu ketertiban umum.
“Kami ingatkan warga untuk mengawasi dan mengingatkan anaknya agar tidak ikut balap liar,” tambahnya.
Polresta Bandung memastikan razia dan patroli akan terus dilakukan secara rutin sepanjang Ramadan guna menciptakan suasana aman dan nyaman bagi masyarakat yang menjalankan ibadah. (fal)












