WWW.PASJABAR.COM – Persib Bandung urung meraup poin maksimal saat dijamu Persebaya Surabaya. Setelah sempat berbalik unggul 2-1, di akhir laga Persib harus menerima skor 2-2.
Raihan satu poin itu tetap membuat Persib Bandung di puncak klasemen Super League 2025/2026. Tim asuhan Bojan Hodak kini mempunyai 51 poin.
Namun, ada rasa kecewa yang dirasakan kapten tim Marc Klok. Ia memandang seharusnya Persib bisa meraup tiga poin alias kemenangan.
“Aku pikir kita kehilangan dua poin, harusnya menang,” kata Marc Klok.
Ia pun mengeluhkan soal kinerja wasit di laga Persebaya Surabaya vs Persib Bandung. Sang pengadil lapangan melakukan sejumlah keputusan yang merugikan timnya.
“Semua bisa terlihat keputusan (wasit) sangat-sangat jelek,” sesalnya.
Marc Klok menegaskan, kekecewaan tak hanya dirasakan dirinya. Ia menyebut semua pemain di tim merasakan hal serupa.
“Kita kehilangan dua poin, tidak senang semua, pemain tidak senang,” ungkapnya.
Ia pun berharap ada perbaikan dari pihak terkait, khususnya soal wasit. Harapannya, ke depan tidak ada lagi tim yang dirugikan akibat keputusan di lapangan yang salah atau tidak sesuai.
“Mungkin evaluasi dari luar kita sudah tahu evaluasi apa, liga harus evaluasi,” ujar Marc Klok.
Akan tetapi, di luar keluhannya wasit, ia mengajak para pemain Persib Bandung untuk kembali bangkit menatap laga selanjutnya. Evaluasi pun harus dilakukan agar performa Persib lebih baik.
Salah satunya, Persib harus lebih banyak mencetak gol dalam setiap laga. Sebab, hal itu akan membuat potensi memenagkan laga bakal semakin besar.
Di saat bersamaan, Persib harus punya organisasi pertahanan berlapis yang lebih tangguh lagi. Semua pemain, dari lini depan sampai belakang, mesti lebih apik menghalau serangan cepat lawan.
Hal itu jadi sorotan tersendiri. Sebab, gol kedua Persebaya Surabaya ke gawang Persib jadi bukti jika masih ada celah dalam mengantisipasi serangan balik.
“Kita harus lebih pintar untuk menghalau counter attack, kita waspadai karena kita kasih terlalu mudah gol kedua (Persebaya),” pungkas Marc Klok.
Murka Umuh Muchtar soal Kinerja Wasit
Komisaris PT Persib Bandung Bermartabat (PBB) Umuh Muchtar murka dengan keputusan wasit yang memimpin laga Persebaya Surabaya vs Persib. Sebab, ada banyak keputusan kontroversial dan merugikan timnya.
Ia menegaskan keluhan soal wasit bukan karena timnya gagal menang. Sebab, di laga itu, Persib yang sudah unggul 2-1 justru harus menelan skor akhir 2-2.
Umuh menegaskan akan mengapresiasi kinerja wasit jika timnya kalah. Yang penting, sang pengadil lapangan bertindak adil bagi kedua tim.
“Kita menyalahkan wasit? Tentu tidak, karena di Bandung pun wasit kalau bagus kita apresiasi,” ujar Umuh, Selasa (3/3/206).
Persib pun melayangkan protes atas kinerja wasit. Ke depan, ia minta PSSI menggunakan wasit asing untuk memimpin laga-laga besar.
“Kita sudah buat surat keberatan, dengan wasit seperti ini dengan laga krusial, minta wasit asing,” tegas Umuh.
Ia menyesalkan mengapa laga Persebaya vs Persib dipimpin wasit lokal. Padahal, menurutnya laga akan lebih baik jika dipimpin wasit asing.
“Kita kan punya wasit asing seperti Jepang. Kenapa tidak menggunakan wasit asing? Ketika wasit asing yang memimpin laga tentu bisa netral (keputusannya saat memimpin pertandingan),” jelasnya.
Sementara itu, terlepas dari rasa tak puas soal wasit, Umuh tetap mengapresiasi perjuangan Berguinho dan kawan-kawan. “Secara permainan, tentu kita puas,” tandas Umuh. (ars)












