MADRID, WWW.PASJABAR.COM – Kabar kurang sedap kembali menghampiri pendukung Real Madrid. Sang mesin gol, Kylian Mbappe, dilaporkan memilih untuk fokus total pada proses pemulihan cedera lutut yang ia alami. Keputusan ini diambil agar kapten Timnas Prancis tersebut bisa tampil 100 persen pada ajang Piala Dunia 2026 mendatang.
Risiko Cedera Lutut Kambuhan Kylian Mbappe
Mbappe diketahui menderita cedera lutut pada kaki kirinya sejak Desember lalu. Meski sempat memaksakan diri untuk kembali merumput, kondisi pemain berusia 27 tahun tersebut justru tidak kunjung membaik dan malah memperparah rasa sakitnya.
Melansir laporan Tribuna, Mbappe kini tidak ingin mengambil risiko lebih jauh. Ia menyadari bahwa memaksakan bermain dalam kondisi tidak bugar hanya akan membuat cederanya menjadi kambuhan.
Fokus utamanya saat ini adalah mencapai kebugaran maksimal sebelum turnamen terbesar antarnegara dimulai di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.
Kehilangan Besar bagi Los Blancos
Keputusan Mbappe ini tentu menjadi pukulan telak bagi Real Madrid. Bagaimana tidak, pemain nomor 9 ini adalah ruh serangan Los Blancos musim ini dengan catatan statistik yang mengerikan: 38 gol dari hanya 33 pertandingan.
Pihak klub sendiri dikabarkan mendukung langkah Mbappe untuk pulih secara total. Manajemen Madrid menyadari bahwa kesehatan jangka panjang sang pemain lebih berharga daripada memaksanya tampil di sisa musim dengan risiko kerusakan permanen pada lututnya.
Era Alvaro Arbeloa Tanpa Mbappe
Absennya Mbappe memaksa pelatih Alvaro Arbeloa untuk memutar otak. Saat ini, tumpuan lini depan Madrid beralih kepada penyerang muda Gonzalo Garcia.
Arbeloa dituntut lebih lihai dalam meracik strategi agar aliran gol Madrid tidak mampet di tengah perburuan gelar juara, terutama menjelang laga krusial melawan Manchester City di Liga Champions.
Tanpa kehadiran sang megabintang, kreativitas dari lini kedua yang diisi pemain seperti Vinicius Jr dan Rodrygo akan menjadi kunci utama Madrid dalam mempertahankan ketajaman mereka di sisa kompetisi.












