BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM – PT Bio Farma (Persero) kembali menunjukkan komitmen sosialnya dengan memberangkatkan 505 peserta mudik gratis melalui program “Mudik Aman Sampai Tujuan Bersama Bio Farma 2026”.
Pelepasan secara simbolis (flag-off) dilakukan oleh Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, bersama jajaran Direksi Bio Farma di Kantor Pusat Bio Farma, Bandung, Jumat (13/3/2026).
Sebanyak 11 unit bus dikerahkan untuk mengantar para pemudik menuju berbagai kota tujuan di Jawa Tengah dan Jawa Timur, seperti Yogyakarta, Wonogiri, hingga Surabaya.
Kolaborasi Pemerintah dan Bio Farma Wujudkan Mudik Gratis
Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, memberikan apresiasi tinggi atas konsistensi Bio Farma dalam menghadirkan program yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.
“Apresiasi kepada Bio Farma yang secara konsisten memberikan bantuan kepada warga. Program ini menunjukkan kuatnya kolaborasi antara Pemerintah Kota Bandung dan Bio Farma dalam menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Farhan dalam sambutannya.
Program ini merupakan bagian dari inisiatif nasional “Mudik Bersama BUMN 2026”.
Program Mudik Bersama BUMN 2026 ini menargetkan lebih dari 100.000 pemudik di seluruh Indonesia.
Diharapkan dengan program mudik gratis bersama ini bisa mengurangi risiko kecelakaan di jalan raya, khususnya bagi pengguna sepeda motor.
Prioritas Kelompok Ekonomi Kurang Mampu
Direktur Human Capital Bio Farma, Dwiana Kusuma Wardhani, menjelaskan bahwa tahun ini pihaknya memberikan perhatian khusus kepada masyarakat dari kelompok ekonomi kurang mampu.
Verifikasi ketat dilakukan dengan memprioritaskan pemegang kartu perlindungan sosial seperti SKTM, KKS, dan PKH.
“Bagi masyarakat Indonesia, mudik adalah momen yang sangat berarti. Memastikan perjalanan berlangsung aman dan nyaman menjadi tanggung jawab bersama,” kata Dwiana.
Tercatat ada 825 pendaftar tahun ini, namun setelah melalui proses verifikasi digital yang transparan, terpilih 505 peserta yang memenuhi syarat.
Para peserta tidak hanya berasal dari Kota Bandung, tetapi juga wilayah lain seperti Bekasi, Cianjur, Garut, hingga Sumedang.
Digitalisasi dan Integrasi Data
Guna meningkatkan kualitas layanan, Bio Farma telah menerapkan sistem pendaftaran online penuh untuk meminimalkan antrean fisik.
Selain itu, data pemudik juga telah terintegrasi secara nasional melalui dashboard yang dikelola bersama Badan Pengelola BUMN dan PT Jasa Raharja untuk menghindari duplikasi pendaftaran.
Sebagai BUMN industri kesehatan, partisipasi Bio Farma dalam program ini sejak 2017 telah membantu lebih dari 6.350 peserta.
Hal ini menjadi bagian dari komitmen Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) perusahaan untuk terus hadir di tengah masyarakat, terutama dalam momentum besar seperti Idul Fitri. (Jbe)











