BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM – Menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, Dinas Lingkungan Hidup Kota Bandung mengintensifkan upaya kebersihan, khususnya di kawasan rumah ibadah serta titik-titik keramaian saat malam takbiran.
Langkah ini dilakukan untuk memastikan lingkungan tetap bersih dan mendukung kenyamanan masyarakat dalam beribadah.
Kepala Bidang Pengelolaan Persampahan dan Limbah B3 DLH Kota Bandung, Salman Faruq, menyampaikan bahwa program ini merupakan tindak lanjut arahan Wali Kota Bandung agar kebersihan kota tetap terjaga di momentum hari besar keagamaan.
Fokus Kebersihan di Masjid dan Titik Keramaian
Ada lima masjid prioritas yang menjadi pusat pelaksanaan Salat Id, yakni Masjid Agung Alun-alun Bandung, Masjid Al Ukhuwah, Masjid Istiqomah, Pusdai Jawa Barat, dan Masjid Cipaganti.
“Sejak beberapa hari terakhir, kami sudah melakukan pembersihan secara intensif di kawasan masjid tersebut, baik di dalam maupun di lingkungan sekitarnya,” ujar Salman, dilansir dari bandung.go,id, Rabu (18/3/2026).
Ia menambahkan bahwa kebersihan menjadi faktor penting untuk mendukung kekhusyukan ibadah masyarakat.
DLH juga menyiapkan pembersihan lanjutan pasca Salat Id, terutama di lokasi yang menggunakan ruang terbuka. Selain rumah ibadah, perhatian DLH tertuju pada malam takbiran yang identik dengan meningkatnya aktivitas warga.
Sebanyak 926 personel disiagakan dan disebar di enam Sub Wilayah Kota (SWK) untuk mengantisipasi lonjakan sampah. Kawasan Dago, Gasibu, dan sekitar Pusdai diprediksi menjadi titik keramaian. Tidak hanya itu, kawasan wisata, pusat kuliner, dan area pedagang kaki lima (PKL) juga menjadi prioritas pengawasan.
“Seluruh personel akan bekerja secara lembur untuk memastikan kebersihan tetap terjaga di tengah meningkatnya mobilitas warga,” kata Salman. Dengan langkah ini, DLH berharap masyarakat dapat merayakan Idulfitri dengan nyaman, aman, dan dalam lingkungan yang bersih. (han)












