Kepadatan terlihat di sepanjang Jalan Raya Lembang yang dipenuhi kendaraan wisatawan, didominasi pelat nomor dari wilayah Jabodetabek. Lonjakan volume kendaraan ini terjadi pada H+2 Lebaran, saat masyarakat memanfaatkan libur panjang untuk berwisata ke kawasan pegunungan tersebut.
Sejumlah titik simpul kemacetan terpantau di antaranya Pasar Panorama Lembang, Alun-Alun Lembang, pintu masuk objek wisata, hingga Simpang Bentrok. Kondisi ini membuat arus kendaraan tersendat, terutama pada jam-jam padat siang hari.
Untuk mengatasi hal tersebut, petugas menerapkan rekayasa lalu lintas berupa sistem satu arah secara bergantian, baik dari arah Bandung menuju Lembang maupun sebaliknya. Sistem ini diberlakukan dengan durasi sekitar 10 menit setiap siklus, menyesuaikan kondisi di lapangan.
Volume Kendaraan Meningkat 50 Persen
Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Cimahi, Arviandre Malik, mengatakan kepadatan kendaraan di arus wisata Lembang sudah terjadi sejak pagi hari. Peningkatan volume kendaraan pada libur Lebaran tahun ini diperkirakan mencapai 50 persen dibandingkan hari biasa.
“Kepadatan sudah mulai sejak pagi, dengan peningkatan volume kendaraan cukup signifikan pada momen libur Lebaran ini,” ujarnya.
Pihak kepolisian terus melakukan pengaturan lalu lintas dan menempatkan personel di titik-titik rawan kemacetan guna memastikan arus kendaraan tetap bergerak.
Kepadatan kendaraan di kawasan Lembang diprediksi masih akan berlangsung hingga Selasa mendatang. Hal ini seiring dengan masih tingginya minat masyarakat untuk berwisata sebelum aktivitas perkantoran dan pekerjaan kembali normal pada pertengahan pekan. (uby)