CIMAHI, WWW.PASJABAR.COM – Duka menyelimuti keluarga Kapten Inf Zulmi Aditya Iskandar, anggota Komando Pasukan Khusus (Kopassus) yang tengah bertugas dalam misi perdamaian di Lebanon. Almarhum dikabarkan meninggal dunia setelah mendapat serangan dari Israel pada Selasa malam.
Suasana haru tampak di kediaman keluarga almarhum yang berada di Kampung Cikendal, Kelurahan Cipageran, Kecamatan Cimahi Utara, Kota Cimahi, Jawa Barat. Zulmi merupakan satu dari tiga prajurit TNI yang gugur dalam tugas perdamaian di wilayah tersebut.
Sejumlah karangan bunga belasungkawa tampak memenuhi area rumah duka. Karangan bunga tersebut datang dari berbagai pihak, termasuk dari Kementerian Luar Negeri serta satuan tempat almarhum bertugas.
Keluarga Tunggu Kepastian Pemulangan Jenazah
Berdasarkan keterangan keluarga, informasi gugurnya Kopassus Kapten Inf Zulmi di Lebanon pertama kali diterima pada Senin. Namun, saat itu kabar masih simpang siur hingga akhirnya kepastian diterima pada Selasa sore.
Almarhum diketahui telah menjalankan tugas di Lebanon selama hampir satu tahun dan hanya tinggal sekitar satu bulan lagi sebelum masa penugasannya berakhir.
Sementara itu, pihak keluarga masih menunggu informasi lebih lanjut terkait proses pemulangan jenazah dari Lebanon ke Indonesia. Rencananya, almarhum akan dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Cikutra, Bandung.
Kapten Inf Zulmi meninggalkan seorang istri dan dua anak yang masih berusia lima tahun dan satu tahun. Kepergian almarhum menyisakan duka mendalam bagi keluarga serta rekan-rekan sejawatnya. (uby)









