ROMA, WWW.PASJABAR.COM – Sepak bola Italia kembali berduka. Kekalahan menyakitkan dari Bosnia memastikan Azzurri harus absen untuk ketiga kalinya secara berturut-turut di ajang sepak bola terbesar jagat raya. Setelah kegagalan di 2018 dan 2022, kini harapan untuk tampil di Piala Dunia 2026 (Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko) resmi terkubur. Muncul opsi yang memunculkan nama Antonio Conte untuk menggantikan Rino Gattuso.
Suasana haru menyelimuti pengunduran diri Rino Gattuso. Dengan mata berkaca-kaca, mantan gelandang bertenaga kuda itu meminta maaf kepada seluruh rakyat Italia sebelum akhirnya sepakat mengakhiri kontraknya sebagai pelatih kepala.
Dukungan Fabio Capello untuk Conte Gantikan Gattuso
Merespons kekosongan kursi pelatih, legenda Italia Fabio Capello memberikan pandangan tajamnya. Capello secara terang-terangan menyebut bahwa Antonio Conte adalah sosok yang paling tepat untuk membenahi kehancuran ini.
“Conte adalah kandidat yang bagus. Allegri sudah mundur dan bagi saya, Mancini tidak layak. Conte sudah menawarkan diri, menurut saya itu ide yang bagus,” tegas Capello kepada Adkronos.
Conte: “Saya Terhormat, Tapi Butuh Perubahan Sistemik”
Ditemui usai membawa Napoli menang 1-0 atas AC Milan, Antonio Conte menanggapi rumor tersebut dengan tenang. Pelatih berusia 56 tahun itu mengaku merasa tersanjung namanya dikaitkan kembali dengan tim nasional yang pernah ia tangani pada 2014-2016.
Namun, Conte mengingatkan bahwa sekadar mengganti pelatih tidak akan menyelesaikan masalah mendasar sepak bola Italia. Ia menyerukan adanya reformasi total.
“Setelah tiga Piala Dunia berturut-turut (gagal lolos), sesuatu yang serius perlu dilakukan. Ketika saya menjadi pelatih dahulu, saya mendapat sedikit sekali bantuan dari klub-klub. Sekarang semuanya dianggap bencana, tetapi bahkan dalam bencana, selalu ada sesuatu yang bisa diselamatkan,” ujar Conte.
Masa Depan di Napoli Menjadi Kunci
Meski menunjukkan minat untuk kembali membela negara, Conte menegaskan bahwa fokusnya saat ini masih untuk Napoli. Kontraknya di Naples baru akan berakhir tahun depan, dan ia berencana duduk bersama presiden klub di akhir musim untuk menentukan langkah selanjutnya.
“Jangan lupa bahwa saya masih memiliki satu tahun tersisa di Napoli. Mewakili negara adalah hal yang luar biasa, namun semua ada waktunya,” tambahnya.
Garis Waktu Kegagalan Italia di Piala Dunia
| Edisi Piala Dunia | Status | Lokasi Turnamen | Pelatih Saat Itu |
| 2018 | Gagal Lolos | Rusia | Gian Piero Ventura |
| 2022 | Gagal Lolos | Qatar | Roberto Mancini |
| 2026 | Gagal Lolos | AS, Kanada, Meksiko | Rino Gattuso |












