JAKARTA, WWW.PASJABAR.COM – Persija Jakarta kembali menghadapi kenyataan pahit dalam perburuan gelar juara Super League 2025/2026. Kekalahan dramatis 2-3 dari Bhayangkara FC di Stadion Sumpah Pemuda, Bandar Lampung, akhir pekan lalu, menjadi sinyal darurat bagi skuad asuhan Mauricio Souza.
Sempat unggul dua kali, Macan Kemayoran justru dipaksa pulang dengan tangan hampa setelah tim tuan rumah mencetak dua gol telat di menit-menit akhir laga. Kekalahan ini membuat Persija tertahan di posisi ketiga dengan 52 poin, terpaut sembilan angka dari rival abadi, Persib Bandung, yang kokoh di puncak.
Investasi Besar, Hasil Belum Maksimal di Super League 2025/2026
Kegagalan ini terasa menyesakkan mengingat manajemen Persija telah melakukan perombakan besar-besaran musim ini.
Di putaran kedua saja, tujuh pemain baru didatangkan, termasuk tiga pemain naturalisasi berlabel Timnas Indonesia dan tiga legiun asing dengan rekam jejak mentereng.
Untuk memberi ruang, Persija bahkan melepas 12 nama. Namun, strategi “cuci gudang” ini sepertinya masih jauh panggang dari api.
Mauricio Souza, yang diharapkan membawa tuah seperti saat menangani Madura United, justru kesulitan menyatukan kepingan bintang baru tersebut menjadi kekuatan yang solid.
Persija Terpeleset di Laga Krusial Super League 2025/2026
Penurunan performa Persija paling terlihat saat melakoni laga-laga penentu. Sebelum tumbang di Lampung, Persija kehilangan poin penting saat kalah 0-2 dari Arema FC di kandang sendiri, serta hanya mampu meraih hasil imbang melawan Dewa United dan Borneo FC.
“Sapu bersih kemenangan di sisa delapan laga pun mungkin tidak cukup jika para pesaing di atas tidak terpeleset,” ungkap pengamat sepak bola nasional mengenai posisi Persija saat ini.
Bayang-bayang Gelar Juara Rival
Dengan sisa pertandingan yang semakin menipis, ketakutan terbesar bagi publik Jakarta adalah melihat Persib kembali mengangkat trofi. Jika tren negatif ini berlanjut, Persija tidak hanya gagal juara, tetapi juga harus rela menyaksikan sang rival mencetak sejarah gelar juara ketiga mereka dalam tiga musim terakhir secara berturut-turut.
Rangkuman Pergerakan Transfer Persija Jakarta di Super League 2025/2026
| Periode | Kedatangan Pemain | Catatan |
| Paruh Pertama | 8 Pemain Asing (Brasil), 2 Lokal | Awal era Mauricio Souza |
| Paruh Kedua | 7 Pemain Baru (4 Label Timnas, 3 Asing) | Perombakan besar-besaran |
| Pelepasan | 12 Pemain (Termasuk 3 Asing) | Status permanen & pinjaman |











