SPANYOL, WWW.PASJABAR.COM – Belum reda tensi panas usai kemenangan dramatis Barcelona 2-1 atas Atletico Madrid di La Liga Sabtu lalu, kedua tim kini harus kembali bentrok di panggung Liga Champions tengah pekan ini. Namun, suasana semakin memanas bukan hanya karena persaingan di lapangan, melainkan karena penunjukan wasit kontroversial oleh UEFA.
UEFA resmi menunjuk wasit asal Rumania, Istvan Kovacs, untuk memimpin leg pertama perempat final antara dua raksasa Spanyol tersebut. Keputusan ini memicu kekhawatiran besar, mengingat baik Barcelona maupun Atletico memiliki sejarah kelam di bawah kepemimpinan Kovacs.
Atletico Madrid: Tak Pernah Menang dalam Lima Laga
Bagi pendukung Los Rojiblancos, nama Istvan Kovacs adalah mimpi buruk. Dalam lima pertandingan yang pernah dipimpinnya, tim asuhan Diego Simeone belum pernah sekalipun mencicipi kemenangan (4 kalah, 1 imbang).
Kenangan paling pahit terjadi pada Piala Dunia Antarklub 2025 lalu, saat Atletico dibantai 0-4 oleh PSG. Saat itu, Kovacs dihujani kritik karena dianggap mengabaikan kartu merah untuk pemain PSG, menganulir gol Julian Alvarez, dan memberikan keputusan yang merugikan kapten Koke.
Barcelona: “Wasit Kontroversial Itu Sangat Buruk, Sebuah Bencana!”
Setali tiga uang, kubu Barcelona juga menyimpan dendam terhadap Kovacs. Dalam dua laga di bawah kendalinya, Blaugrana mencatatkan satu imbang dan satu kekalahan. Kekalahan paling ikonik terjadi pada April 2024 saat Barca disingkirkan PSG di perempat final UCL.
Kala itu, keputusan Kovacs mengeluarkan Ronald Araujo dan menghukum penalti Joao Cancelo memicu amarah Xavi Hernandez. “Saya bilang ke wasit bahwa dia sangat buruk, dan itu bencana. Sangat menyedihkan perjalanan kami berakhir karena kesalahan wasit,” ujar Xavi saat itu sebelum ia sendiri akhirnya diusir dari lapangan.
Tensi Tinggi Pasca Duel Metropolitano
Pertemuan tengah pekan ini diprediksi akan sangat eksplosif. Hansi Flick baru saja membawa Barca menang di Metropolitano berkat gol telat Robert Lewandowski di menit ke-87. Namun, kubu Atletico merasa ada beberapa keputusan wasit di laga domestik tersebut yang tidak adil.
Kini, dengan kehadiran Istvan Kovacs yang memiliki reputasi “tegas” namun sering menuai kontroversi di mata tim Spanyol, fokus kedua pelatih dipastikan akan terbagi antara strategi teknis dan menjaga emosi para pemain di lapangan.
Rekor Barcelona & Atletico Madrid Bersama Istvan Kovacs
| Tim | Pertandingan | Menang | Seri | Kalah |
| Atletico Madrid | 5 | 1 | 4 | |
| Barcelona | 2 | 1 | 1 |












