PARIS, WWW.PASJABAR.COM – Langkah Liverpool melawan PSG di babak perempat final Liga Champions 2025/2026 dimulai dengan catatan merah. Bertandang ke Parc des Princes, Kamis (9/4/2026) dini hari WIB, skuad asuhan Arne Slot dipaksa menyerah 0-2 oleh tuan rumah Paris Saint-Germain.
Gol kemenangan tim asuhan Luis Enrique dicetak oleh Desire Doue pada menit ke-11 dan Khvicha Kvaratskhelia pada menit ke-65. Namun, yang paling menjadi sorotan bukanlah sekadar skor, melainkan perubahan taktik radikal yang diterapkan Liverpool.
Eksperimen 5 Bek dan Bangku Cadangan untuk Mo Salah
Di luar dugaan, Arne Slot menurunkan skema lima bek dengan menempatkan Ibrahima Konate, Virgil van Dijk, dan Joe Gomez secara bersamaan. Lebih mengejutkan lagi, sang mesin gol Mohamed Salah dicadangkan—sebuah kejadian langka yang hanya terjadi tujuh kali dalam 83 laga terakhirnya di Liga Champions.
Hasilnya? Liverpool tampil sangat pasif. The Reds mencatatkan statistik yang memprihatinkan: 0 tembakan tepat sasaran (on target) dan hanya menguasai 26 persen penguasaan bola sepanjang laga.
Kekesalan Sang Kapten
Kapten tim, Virgil van Dijk, tidak bisa menyembunyikan rasa frustrasinya atas kekalahan ke-16 Liverpool di semua kompetisi musim ini. Ia menyoroti sulitnya beradaptasi dengan formasi yang jarang mereka gunakan.
“Jelas, saya tidak senang kalah. Anda harus bergerak ke segala arah (dengan lima bek), berkomunikasi dengan baik, dan mengikuti pemain lawan,” ujar Van Dijk kepada Sky Sports.
Meski begitu, ia tetap optimis menatap leg kedua. “Satu-satunya hal positif adalah kami masih punya pertandingan lain di Anfield minggu depan.”
Kritik Pedas: “Pesan yang Salah”
Keputusan Slot untuk bermain bertahan mendapat kritik tajam dari pandit BBC, Paul Robinson. Mantan kiper timnas Inggris itu menilai Liverpool justru menunjukkan ketakutan mereka sendiri.
“Begitu mereka bermain dengan lima bek, itu mengirimkan sinyal yang salah bagi saya. Itu bukan bermain sesuai kekuatan Liverpool, melainkan bertahan menghadapi kelemahan mereka,” tutur Robinson.
Menurutnya, Slot terlalu khawatir dengan kecepatan sayap PSG seperti Hakimi dan Nuno Mendes hingga mengorbankan identitas menyerang Liverpool.
Statistik Pertandingan PSG vs Liverpool (9 April 2026)
| Statistik | PSG | Liverpool |
| Skor Akhir | 2 | |
| Pencetak Gol | D. Doue, K. Kvaratskhelia | – |
| Tembakan Tepat Sasaran | 7 | |
| Penguasaan Bola | 74% | 26% |
| Total Pelanggaran | 8 | 12 |












