CIMAHI, WWW.PASJABAR.COM – Dua calon jemaah haji lanjut usia (lansia) asal Kota Cimahi, Jawa Barat, sempat tertinggal dari rombongan saat proses pemberangkatan menuju Tanah Suci. Keduanya bahkan harus berlari mengejar bus yang telah lebih dulu berangkat, didampingi petugas haji.
Peristiwa tersebut terjadi saat rombongan jemaah mulai meninggalkan lokasi pemberangkatan di Markas Pusdikpom. Berdasarkan rekaman video amatir, dua lansia itu terlihat bergegas mengejar bus setelah diketahui belum berada di dalam kendaraan rombongan.
Keduanya tertinggal karena masih berpamitan dengan keluarga. Sementara itu, petugas sempat mengira kedua jemaah sudah naik ke dalam bus, sehingga terjadi miskomunikasi.
Sebanyak 11 bus yang mengangkut ratusan calon jemaah haji sempat melaju meninggalkan lokasi. Namun, saat rombongan mendekati Gerbang Tol Baros, kendaraan akhirnya dihentikan setelah petugas menyadari ada dua jemaah yang belum ikut.
Dengan pengawalan petugas Dinas Perhubungan dan panitia haji, kedua lansia tersebut akhirnya berhasil menyusul dan naik ke dalam bus rombongan untuk melanjutkan perjalanan.
Ratusan Jemaah Diberangkatkan, Tangis Haru Iringi Keberangkatan
Pada hari yang sama, sebanyak 441 calon jemaah haji yang tergabung dalam Kloter 7 asal Kota Cimahi resmi diberangkatkan. Suasana haru menyelimuti prosesi pelepasan, dengan ratusan keluarga yang mengantar tak kuasa menahan tangis bahagia.
Wali Kota Cimahi, Ngatiyana, menyampaikan bahwa total jemaah haji asal Cimahi tahun ini mencapai 575 orang dan tidak mengalami pengurangan kuota.
Sementara itu, salah satu jemaah, Alifiya Nur Syabani, mengaku bersyukur akhirnya dapat berangkat setelah menunggu selama 12 tahun. Ia menyebut berbagai persiapan telah dilakukan, mulai dari kondisi kesehatan hingga kebutuhan selama di Tanah Suci.
Secara keseluruhan, jemaah haji asal Cimahi tahun ini terdiri dari berbagai rentang usia, dengan jemaah tertua berusia 86 tahun dan termuda 20 tahun. Keberangkatan mereka dibagi ke dalam dua gelombang. (uby)












