WWW.PASJABAR.COM – Langkah Persib Bandung menjadi juara Super League 2025/2026 masih terjal. Yang terdekat, Persib harus menghadapi tantangan PSIM Yogyakarta.
Duel ini akan berlangsung di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Senin (4/5/2026). Kick off laga pukul 15.30 WIB.
Laga ini jelas wajib ditutup Persib dengan kemenangan. Sebab, untuk jadi juara, saat ini kemenangan jadi hal yang harus diraih.
Sekali saja Persib tergelincir, baik kalah maupun imbang, kans menjadi juara akan berkurang. Sebab, Borneo FC terus menguntit.
Saat ini, Persib ada di posisi pertama klasemen sementara dengan 69 poin. Sedangkan Borneo FC ada di posisi kedua dengan poin yang sama. Persib berhak ada di puncak karena unggul head to head dari Borneo FC.
Namun, kini lawan yang dihadapi juga tak mudah. PSIM Yogyakarta tak bisa diremehkan. Sebaliknya, mereka justru tim yang sangat diwaspadai.
Meski begitu, Persib tetap punya kepercayaan diri tinggi. Terlebih, Marc Klok dan kawan-kawan baru saa menang atas Bhayangkara FC dengan skor 4-2 di laga terakhir.
Semakin Membaik
Tak hanya dari segi skor, secara permainan, Persib Bandung juga membaik. Apalagi pada babak kedua, permainan apik Persib berbalut mental juara benar-benar tersaji. Itu jadi modal berharga bagi Persib.
“Performa terakhir cukup menjanjikan, terutama di babak kedua,” kata Bojan Hodak, Minggu (3/5/2026).
Kini, fokus Persib akan sepenuhnya dialihkan ke laga kontra PSIM. Sebab, lawan yang dihadapi bukan tim sembarangan.
PSIM pun jelas tak datang ke Bandung untuk menyerah. Selain itu, tim berjuluk ‘Laskar Mataram’ tersebut dikenal memiliki organisasi permainan disiplin dan daya juang yang kerap merepotkan tim-tim papan atas.
Di mata Bojan Hodak, PSIM adalah tim yang memiliki struktur permainan rapi dan konsistensi tinggi sepanjang laga. Hal inilah yang membuat mereka menjadi lawan yang diprediksi sangat sulit untuk ditaklukkan, meski secara posisi di klasemen mungkin berada di bawah Persib.
“PSIM adalah tim dengan struktur permainan yang baik dan konsisten. Bahkan saat kalah, selisihnya sangat tipis. Itu menunjukkan mereka bukan lawan yang bisa dianggap enteng,” tutur pria asal Kroasia itu.
Namun, dengan berbagai kelebihan yang dimiliki PSIM, Persib tetap punya optimisme. ‘Maung Bandung’ bertekad bekerja mati-matian demi mendulang tiga poin dan tetap bertahan di puncak klasemen.
“Saya yakin ini akan menjadi laga berat, tapi target kami tetap meraih hasil maksimal,” tandas Bojan Hodak. (ars)












