# Timnas Indonesia U17
JEDDAH, WWW.PASJABAR.COM – Timnas Indonesia U-17 gagal melaju ke babak selanjutnya Piala Asia usai kalah 1-3 dari Jepang pada laga terakhir Grup B Piala Asia U-17 2026 di King Abdullah Sports City Pitch A, Rabu (13/5/2026).
Kekalahan ini membuat Garuda Muda harus mengakhiri perjuangan lebih cepat di turnamen bergengsi level Asia tersebut.
Jepang tampil dominan sejak menit awal dan mengunci posisi puncak klasemen Grup B dengan raihan sempurna sembilan poin.
Sementara itu, Indonesia harus menerima kenyataan pahit setelah gagal bersaing untuk merebut tiket perempat final.
Jepang Langsung Menekan Pertahanan Indonesia
Jepang langsung mengambil inisiatif serangan sejak peluit awal berbunyi. Pada menit ketiga, Eito Takaki hampir membuka keunggulan setelah menerima umpan silang Ryoma Tsuneyoshi.
Namun, tendangannya masih melambung di atas mistar.
Tekanan Jepang terus berlanjut. Ryoma Tsuneyoshi kembali mengancam lewat sundulan hasil umpan Rekuto Shiraogawa pada menit keenam, tetapi bola masih melebar dari gawang Indonesia.
Tim asuhan Kurniawan Dwi Yulianto kesulitan mengimbangi pergerakan cepat para pemain Jepang di lini depan.
Kiper Mike Rajasa Hoppenbrouwers harus bekerja keras menyelamatkan gawang Indonesia dari berbagai peluang berbahaya.
Pada menit ke-24, Hoppenbrouwers berhasil menepis tendangan jarak jauh Tsuneyoshi. Namun, empat menit kemudian Jepang akhirnya memecah kebuntuan.
Shiraogawa mengirim umpan matang ke kotak penalti dan Tsuneyoshi sukses menaklukkan Hoppenbrouwers lewat penyelesaian jarak dekat.
Garuda Muda Sulit Keluar dari Tekanan
Setelah unggul, Jepang tetap mempertahankan intensitas serangan. Takaki nyaris menambah keunggulan pada menit ke-32, tetapi Hoppenbrouwers masih mampu menggagalkan peluang tersebut menggunakan kakinya.
Indonesia mencoba keluar dari tekanan lewat serangan balik cepat. Namun, rapatnya lini pertahanan Jepang membuat Garuda Muda kesulitan menciptakan peluang matang.
Memasuki babak kedua, Jepang kembali menguasai permainan. Kazato Kimura hampir menggandakan skor pada menit ke-47, tetapi tendangannya tipis di sisi gawang Indonesia.
Gol kedua Jepang akhirnya lahir menjelang satu jam pertandingan. Takeshi Wada memanfaatkan bola muntah hasil tembakan Kimura yang gagal diamankan sempurna oleh Hoppenbrouwers.
Jepang pun memperlebar keunggulan menjadi 2-0.
Gol Indah Peres Tjoe Sempat Bangkitkan Harapan
Indonesia sempat memberi perlawanan pada menit ke-70. Peres Tjoe mencetak gol cantik melalui tendangan bebas dari sudut sempit.
Bola meluncur deras ke pojok kiri atas gawang Jepang dan membuat skor berubah menjadi 2-1.
Gol tersebut sempat membakar semangat para pemain Indonesia. Namun, Jepang langsung merespons satu menit kemudian.
Rekuto Shiraogawa menusuk dari sisi kanan sebelum mengirim umpan matang kepada Arata Okamoto yang berdiri bebas di tiang jauh.
Okamoto sukses menyelesaikan peluang tersebut dan mengubah skor menjadi 3-1 untuk Jepang. Gol itu sekaligus memupus harapan Indonesia untuk mengejar ketertinggalan.
Hingga pertandingan berakhir, Jepang tetap mengontrol permainan dan memastikan kemenangan penting di laga terakhir fase grup.
Indonesia Harus Evaluasi Penampilan
Kekalahan ini membuat Timnas Indonesia U-17 gagal melangkah ke fase gugur Piala Asia U-17 2026.
Garuda Muda sebenarnya menunjukkan semangat juang tinggi, terutama lewat gol indah Peres Tjoe. Namun, Jepang tampil jauh lebih efektif dan disiplin sepanjang pertandingan.
Pelatih Kurniawan Dwi Yulianto kini harus melakukan evaluasi menyeluruh terhadap performa tim, terutama dalam organisasi pertahanan dan efektivitas serangan.
Pengalaman menghadapi tim kuat seperti Jepang bisa menjadi pelajaran penting bagi perkembangan pemain muda Indonesia ke depan.
Sementara itu, Jepang melangkah mantap ke perempat final dengan status juara Grup B dan semakin menegaskan diri sebagai salah satu kandidat kuat juara Piala Asia U-17 2026. (*/tie)
# Timnas Indonesia U17
Disclaimer
Informasi dalam artikel ini disajikan untuk tujuan informasi umum. Redaksi Pasjabar berupaya menyajikan data yang akurat dan terkini, namun tidak menjamin kelengkapan dan keakuratan sepenuhnya.
Pembaca diharapkan melakukan verifikasi tambahan sebelum mengambil keputusan berdasarkan informasi ini. Segala risiko yang timbul dari penggunaan informasi menjadi tanggung jawab pembaca.
Jika terdapat kekeliruan atau ingin mengajukan hak jawab, silakan kunjungi halaman: Disclaimer.













