WWW.PASJABAR.COM – Di tengah rindangnya pepohonan dan suara gemuruh air terjun, wisatawan kini dapat merasakan sensasi olahraga ekstrem canyonering di Curug Aseupan.
Destinasi wisata alam di kawasan Parongpong itu mulai menjadi buruan pecinta tantangan yang ingin memacu adrenalin sambil menikmati keindahan alam.
Wisatawan terlihat antusias menuruni dinding batu air terjun menggunakan perlengkapan keselamatan lengkap seperti tali webbing dan karmantel. Dengan pendampingan operator profesional, mereka satu per satu menyusuri tebing curam di tengah aliran air terjun dan hijaunya kawasan hutan.
Meski terlihat menegangkan, aktivitas canyonering justru menarik perhatian pengunjung yang menyukai wisata petualangan. Selain menikmati panorama alam, wisatawan juga dapat merasakan pengalaman berbeda saat menuruni tebing dengan latar suara air terjun yang deras.
Tak hanya wisatawan dari Bandung Raya, pengunjung dari berbagai daerah seperti Jakarta, Bogor, dan Bekasi juga datang untuk mencoba sensasi olahraga ekstrem tersebut.
Salah seorang wisatawan asal Jakarta Barat, Viola, mengaku tertantang mencoba canyonering karena aktivitas tersebut menawarkan pengalaman berbeda dari wisata biasa.
“Sensasinya seru banget karena bisa turun langsung di dekat air terjun. Awalnya takut, tapi setelah dicoba jadi ketagihan,” ujar Viola.
Wisata Alam dan Tantangan Ekstrem Jadi Daya Tarik
Wisatawan asal Bandung, Zenira, juga mengaku menikmati pengalaman canyonering karena menyuguhkan perpaduan antara olahraga ekstrem dan keindahan alam.
Sementara itu, operator canyonering Adam Armandhany menjelaskan pengelola menerapkan standar keselamatan yang ketat dalam seluruh aktivitas canyonering. Pengelola juga menyediakan pemandu profesional untuk mendampingi wisatawan selama kegiatan berlangsung.
Selain Curug Aseupan Luar, kawasan wisata seluas sekitar empat setengah hektare tersebut juga memiliki tiga air terjun lain yang dapat dinikmati pengunjung. Untuk masuk ke kawasan wisata, pengelola hanya mematok tiket sebesar Rp20 ribu per orang.
Sedangkan untuk menikmati paket canyonering, pengelola mengenakan biaya sekitar Rp250 ribu per orang. Biaya tersebut sudah termasuk asuransi, perlengkapan keselamatan, makan dan snack, wahana flying fox di atas sungai, hingga jasa dokumentasi foto dan video.
Perpaduan wisata alam dan olahraga ekstrem membuat Curug Aseupan kini semakin diminati wisatawan, terutama saat musim libur panjang akhir pekan. (uby)
Disclaimer
Informasi dalam artikel ini disajikan untuk tujuan informasi umum. Redaksi Pasjabar berupaya menyajikan data yang akurat dan terkini, namun tidak menjamin kelengkapan dan keakuratan sepenuhnya.
Pembaca diharapkan melakukan verifikasi tambahan sebelum mengambil keputusan berdasarkan informasi ini. Segala risiko yang timbul dari penggunaan informasi menjadi tanggung jawab pembaca.
Jika terdapat kekeliruan atau ingin mengajukan hak jawab, silakan kunjungi halaman: Disclaimer.













