KBB, WWW.PASJABAR.COM – Pemerintah Kabupaten Bandung Barat (KBB) terus menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok menjelang Iduladha 2026 melalui Gerakan Pangan Murah (GPM). Program ini menarik minat masyarakat karena menghadirkan berbagai bahan pangan dengan harga lebih rendah daripada harga pasar.
Pemerintah menggelar GPM untuk menjaga ketersediaan pasokan pangan sekaligus mengendalikan inflasi daerah yang biasanya meningkat menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN).
Hadirkan Beragam Kebutuhan Pokok
Pemerintah menghadirkan berbagai komoditas pangan dalam kegiatan tersebut. Masyarakat membeli beras premium, beras SPHP, daging sapi, daging ayam, telur, gula pasir, minyak goreng, dan tepung terigu dengan harga terjangkau.
Pemerintah juga menawarkan cabai keriting, cabai rawit, bawang merah, dan bawang putih. Sejumlah pelaku usaha pangan menjual produk olahan seperti sosis dan bakso untuk melengkapi kebutuhan masyarakat.
Pemkab Jaga Harga Tetap Stabil
Wakil Bupati Bandung Barat, Asep Ismail, menegaskan bahwa pemerintah daerah hadir untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pangan menjelang hari raya.
“Pemerintah hadir untuk memastikan masyarakat bisa mendapatkan bahan pangan dengan harga yang terjangkau, khususnya menjelang Iduladha yang biasanya diikuti kenaikan permintaan dan harga sejumlah komoditas,” ujarnya.
Asep menjelaskan bahwa GPM menjadi langkah nyata pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas harga pangan. Pemerintah berupaya menahan kenaikan harga agar tidak membebani masyarakat, terutama kelompok ekonomi menengah ke bawah.
“Kami berharap kegiatan ini dapat membantu masyarakat sekaligus menjaga stabilitas harga di pasar. Pemerintah daerah bersama pemerintah provinsi terus berupaya menjaga ketersediaan pasokan pangan agar tetap aman,” katanya.
Libatkan Distributor dan Pelaku Usaha
Pemerintah Kabupaten Bandung Barat menggandeng perangkat daerah, distributor, dan pelaku usaha pangan dalam pelaksanaan GPM. Mereka memastikan distribusi bahan pokok berjalan lancar dan menjangkau masyarakat secara merata.
Kolaborasi tersebut memperkuat upaya pemerintah dalam menjaga pasokan pangan selama periode peningkatan kebutuhan menjelang Iduladha.
Warga Antusias Berbelanja
Masyarakat memadati lokasi kegiatan sejak pagi hari. Banyak warga membeli kebutuhan pokok karena harga yang tersedia lebih murah daripada harga di pasar tradisional.
Sejumlah warga mengaku program tersebut membantu mereka menghemat pengeluaran rumah tangga menjelang Iduladha. Mereka juga berharap pemerintah terus menggelar kegiatan serupa di berbagai wilayah Bandung Barat.
Pemerintah Kabupaten Bandung Barat menargetkan GPM menjadi program berkelanjutan. Pemerintah ingin memperkuat ketahanan pangan daerah sekaligus menjaga daya beli masyarakat di tengah fluktuasi harga kebutuhan pokok. (*/adv)
Disclaimer
Informasi dalam artikel ini disajikan untuk tujuan informasi umum. Redaksi Pasjabar berupaya menyajikan data yang akurat dan terkini, namun tidak menjamin kelengkapan dan keakuratan sepenuhnya.
Pembaca diharapkan melakukan verifikasi tambahan sebelum mengambil keputusan berdasarkan informasi ini. Segala risiko yang timbul dari penggunaan informasi menjadi tanggung jawab pembaca.
Jika terdapat kekeliruan atau ingin mengajukan hak jawab, silakan kunjungi halaman: Disclaimer.













