• Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Alamat Redaksi & Iklan
No Result
View All Result
PASJABAR
Minggu, 7 Juni 2026
  • Login
  • BERANDA
    • PASBANDUNG
    • PASJABAR
    • PASNUSANTARA
    • PASDUNIA
  • PASBISNIS
    • PASFINANSIAL
  • PASPENDIDIKAN
    • PASKESEHATAN
  • PASOLAHRAGA
  • PASHIBURAN
    • PASBUDAYA
    • PASKREATIF
    • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
    • TOKOH
    • CAHAYA PASUNDAN
  • PASGALERI
  • BERANDA
    • PASBANDUNG
    • PASJABAR
    • PASNUSANTARA
    • PASDUNIA
  • PASBISNIS
    • PASFINANSIAL
  • PASPENDIDIKAN
    • PASKESEHATAN
  • PASOLAHRAGA
  • PASHIBURAN
    • PASBUDAYA
    • PASKREATIF
    • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
    • TOKOH
    • CAHAYA PASUNDAN
  • PASGALERI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
Home HEADLINE

Jepang Catat Penurunan Populasi Terbesar Sepanjang Sejarah

Hanna Hanifah
Jumat. 29 Mei 2026
populasi jepang

ilustrasi. (foto: istockphoto)

Share on FacebookShare on WhatsAppShare on Telegram

WWW.PASJABAR.COM – Populasi Jepang terus mengalami penurunan dalam beberapa tahun terakhir.

Berdasarkan data awal sensus nasional yang dirilis Kementerian Dalam Negeri dan Komunikasi Jepang pada Jumat (29/5/2026), jumlah penduduk Jepang pada 2025 tercatat sebanyak 123,05 juta jiwa atau berkurang sekitar 3,1 juta dibandingkan sensus tahun 2020.

RELATED POSTS

Knicks Kembali Bungkam Spurs 105-104, Wemby Salah Assist Di Detik-Detik Akhir

BMKG Jelaskan Penyebab Fenomena Bediding yang Bikin Dingin

Data tersebut mencatat total populasi Jepang per 1 Oktober 2025 mencapai 123.049.524 jiwa, termasuk warga negara asing yang tinggal di negara tersebut. Jumlah itu menyusut sebanyak 3.096.575 jiwa atau sekitar 2,5 persen dibandingkan lima tahun sebelumnya.

Penurunan populasi tersebut menjadi yang terbesar sepanjang sejarah sensus modern Jepang. Sebelumnya, Jepang mulai mengalami penurunan jumlah penduduk pada sensus 2015 sejak survei lima tahunan pertama kali berlangsung pada 1920.

Kementerian Dalam Negeri Jepang menjelaskan tingginya angka penuaan penduduk serta terus menurunnya angka kelahiran menjadi penyebab utama penyusutan populasi. Kondisi tersebut membuat jumlah kematian jauh melampaui angka kelahiran.

Tokyo dan Okinawa Masih Catat Pertumbuhan

Di tengah tren penurunan nasional, hanya dua prefektur yang masih mencatat pertumbuhan populasi, yakni Tokyo dan Okinawa.

Tokyo menambah jumlah penduduk sekitar 199 ribu jiwa, sedangkan Okinawa bertambah sekitar seribu jiwa. Namun, laju pertumbuhan di kedua wilayah tersebut juga melambat dari periode sensus sebelumnya.

Sementara itu, Hokkaido mencatat penurunan populasi terbesar hingga 239 ribu jiwa. Setelah itu, Prefektur Shizuoka kehilangan sekitar 164 ribu penduduk dan Hyogo berkurang sekitar 141 ribu jiwa.

Meski jumlah penduduk terus menyusut, jumlah rumah tangga di Jepang justru meningkat menjadi 57,1 juta rumah tangga atau bertambah sekitar 1,29 juta dari sensus sebelumnya.

Namun, rata-rata anggota rumah tangga mengalami penurunan dari 2,26 orang menjadi 2,15 orang per rumah tangga. Pemerintah Jepang menilai kondisi tersebut pengaruhi meningkatnya jumlah warga lanjut usia yang tinggal sendiri.

Pemerintah Jepang kini menghadapi tantangan besar untuk menjaga stabilitas ekonomi sekaligus mempertahankan keberlangsungan komunitas regional di tengah krisis demografi yang perkirakan terus berlanjut dalam beberapa tahun mendatang. (han)

Disclaimer

Informasi dalam artikel ini disajikan untuk tujuan informasi umum. Redaksi Pasjabar berupaya menyajikan data yang akurat dan terkini, namun tidak menjamin kelengkapan dan keakuratan sepenuhnya.

Pembaca diharapkan melakukan verifikasi tambahan sebelum mengambil keputusan berdasarkan informasi ini. Segala risiko yang timbul dari penggunaan informasi menjadi tanggung jawab pembaca.

Jika terdapat kekeliruan atau ingin mengajukan hak jawab, silakan kunjungi halaman: Disclaimer.

Editor: Hanna Hanifah
Tags: populasi jepangpopulasi jepang 2025
Share30SendShare

Related Posts

Knicks Kembali Bungkam Spurs 105-104, Wemby Salah Assist Di Detik-Detik Akhir

Knicks Kembali Bungkam Spurs 105-104, Wemby Salah Assist Di Detik-Detik Akhir

Jhon Be
Sabtu. 6 Juni 2026
0

* knicks spurs BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM -- New York Knicks kembali meraih kemenangan pada Game 2 Final NBA 2026 yang berlangsung...

bmkg bediding

BMKG Jelaskan Penyebab Fenomena Bediding yang Bikin Dingin

Hanna Hanifah
Sabtu. 6 Juni 2026
0

WWW.PASJABAR.COM — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) meluruskan informasi yang ramai beredar di media sosial terkait fenomena bediding atau...

Google Bawa Gemini AI ke Ponsel Android Go Edition

Google Bawa Gemini AI ke Ponsel Android Go Edition

Hanna Hanifah
Sabtu. 6 Juni 2026
0

WWW.PASJABAR.COM — Google mulai menghadirkan dukungan asisten virtual berbasis kecerdasan buatan (AI) Gemini pada perangkat Android (Go Edition), sistem operasi...

KAI

KAI Daop 2 Bandung Tawarkan Tarif Hemat Liburan Sekolah

Uby
Sabtu. 6 Juni 2026
0

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM — PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI menghadirkan program diskon tarif sebesar 30 persen untuk seluruh kereta...

Harga Pangan

Harga Pangan Strategis Berfluktuasi, Cabai Rawit Masih Tertinggi

Hanna Hanifah
Sabtu. 6 Juni 2026
0

WWW.PASJABAR.COM — Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional yang dikelola Bank Indonesia mencatat harga sejumlah komoditas pangan strategis masih...

Next Post
Jay Idzes

Jay Idzes Dipastikan Absen Bela Timnas Indonesia Juni 2026

data.ibtimes.sg

Tak Seperti Biasanya, UEFA Majukan Jam Kick-off Final Liga Champions 2025/2026 Lebih Awal!

RECOMMENDED

Knicks Kembali Bungkam Spurs 105-104, Wemby Salah Assist Di Detik-Detik Akhir

Knicks Kembali Bungkam Spurs 105-104, Wemby Salah Assist Di Detik-Detik Akhir

Sabtu. 6 Juni 2026
bmkg bediding

BMKG Jelaskan Penyebab Fenomena Bediding yang Bikin Dingin

Sabtu. 6 Juni 2026
  • 640 Followers
  • 24k Followers

MOST VIEWED

  • iPhone 18

    Bocoran iPhone 18 Pro Max Usung Baterai Lebih Besar dan Berat

    230 shares
    Share 92 Tweet 58
  • ESDM Siapkan Langkah Efisiensi Energi Hadapi Geopolitik Timur Tengah

    227 shares
    Share 91 Tweet 57
  • Cuaca Bandung Hari Ini Terasa Lebih Panas, Ini Penyebabnya

    93 shares
    Share 37 Tweet 23
  • 19 Sekolah di Jawa Barat Resmi Jadi Sekolah Maung 2026, Diterapkan di Tahun Ajaran Baru

    91 shares
    Share 36 Tweet 23
  • Bandung Panas dan Hujan Bergantian, BMKG Ungkap Penyebabnya

    91 shares
    Share 36 Tweet 23
PASJABAR

© 2026 PASJABAR</a

Navigate Site

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

Ok

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Powered by
►
Necessary cookies enable essential site features like secure log-ins and consent preference adjustments. They do not store personal data.
None
►
Functional cookies support features like content sharing on social media, collecting feedback, and enabling third-party tools.
None
►
Analytical cookies track visitor interactions, providing insights on metrics like visitor count, bounce rate, and traffic sources.
None
►
Advertisement cookies deliver personalized ads based on your previous visits and analyze the effectiveness of ad campaigns.
None
►
Unclassified cookies are cookies that we are in the process of classifying, together with the providers of individual cookies.
None
Powered by
No Result
View All Result
  • BERANDA
    • PASBANDUNG
    • PASJABAR
    • PASNUSANTARA
    • PASDUNIA
  • PASBISNIS
    • PASFINANSIAL
  • PASPENDIDIKAN
    • PASKESEHATAN
  • PASOLAHRAGA
  • PASHIBURAN
    • PASBUDAYA
    • PASKREATIF
    • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
    • TOKOH
    • CAHAYA PASUNDAN
  • PASGALERI

© 2026 PASJABAR</a