BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM – Keberadaan bek tangguh Frans Putros di dalam skuad resmi Timnas Irak pada ajang Piala Dunia 2026 membawa kabar gembira bagi manajemen Persib Bandung. Selanjutnya, tim kebanggaan masyarakat Jawa Barat ini berpeluang besar mengantongi keuntungan finansial melimpah berkat kebijakan khusus otoritas tertinggi sepak bola dunia.
Sebelumnya, pelatih kepala Irak, Graham Arnold, sudah memastikan nama Putros masuk ke dalam daftar final 26 pemain untuk terbang ke Amerika Utara. Akhirnya, manajemen Maung Bandung kini tinggal menunggu kucuran dana segar melalui skema Program Manfaat Klub FIFA (The FIFA Club Benefits Programme).
Faktanya, FIFA merancang program khusus ini sebagai bentuk apresiasi nyata kepada klub-klub yang rela melepas pemain mereka ke tim nasional.
Penjelasan Regulasi Aturan FIFA Terkait Status Kontrak Frans Putros
Faktanya, data dari situs Transfermarkt menunjukkan bahwa masa bakti kontrak antara Persib dan Frans Putros sebenarnya sudah kedaluwarsa pada 31 Mei 2026. Namun, regulasi resmi dari FIFA menegaskan bahwa kubu Pangeran Biru tetap berhak untuk mengajukan klaim uang balas jasa tersebut.
-
Aturan Kualifikasi: FIFA memberikan kompensasi kepada seluruh klub yang pernah menaungi sang pemain sepanjang babak kualifikasi bergulir.
-
Syarat Utama: Oleh karena itu, manajemen Persib wajib mendaftarkan diri secara resmi melalui platform digital milik badan sepak bola dunia.
-
Mekanisme Distribusi: Otoritas pusat menerapkan sistem administrasi ketat demi menjaga asas kesetaraan dan transparansi pembagian dana ke seluruh dunia.
Selanjutnya, manajemen Maung Bandung harus bergerak cepat menyelesaikan proses administrasi tersebut sebelum tenggat waktu pendaftaran resmi berakhir. Sebab, kelalaian dalam proses input data pada sistem digital bisa membuat hak kompensasi ratusan juta rupiah tersebut hangus seketika.
Hitungan Rumus Distribusi Uang ‘Per Pemain Per Hari’ Milik FIFA
Di sisi lain, pihak FIFA menggunakan rumus matematika khusus bertajuk metode ‘per pemain, per hari’ untuk menghitung total pendapatan klub. Bahkan, nilai nominal kompensasi harian ini terus mengalami lonjakan yang sangat signifikan jika berkaca pada edisi turnamen empat tahun lalu.
Sepanjang gelaran Piala Dunia 2022, FIFA menggelontorkan dana total mencapai US$209 juta atau setara Rp3,7 triliun untuk membayar ratusan klub.
Sebab, setiap tim berhak menerima bayaran sebesar US$10.950 atau menyentuh angka sekitar Rp195 juta per hari untuk satu orang pemain. Meskipun persaingan di atas lapangan berjalan sangat kejam, program ini terbukti sukses membantu stabilitas finansial ratusan tim dari puluhan negara berbeda.
Pada akhirnya, seluruh elemen Bobotoh kini ikut merasa bangga melihat eks penggawa mereka bersaing di level tertinggi sepak bola sejagat. Tentu saja, suntikan dana segar dari FIFA ini akan sangat membantu manajemen Persib dalam menyusun kekuatan tim menghadapi musim baru.
Disclaimer
Informasi dalam artikel ini disajikan untuk tujuan informasi umum. Redaksi Pasjabar berupaya menyajikan data yang akurat dan terkini, namun tidak menjamin kelengkapan dan keakuratan sepenuhnya.
Pembaca diharapkan melakukan verifikasi tambahan sebelum mengambil keputusan berdasarkan informasi ini. Segala risiko yang timbul dari penggunaan informasi menjadi tanggung jawab pembaca.
Jika terdapat kekeliruan atau ingin mengajukan hak jawab, silakan kunjungi halaman: Disclaimer.













